Perokok Pelajar di Kota Bogor Kian Marak

Mediabogor.com, Bogor- Perokok dari kalangan pelajar kian berani terang-terangan merokok di tempat umum. Dari hasil pantauan mediabogor.com, gerombolan pelajar SMP, SMA tengah asyik mengisap batang tembakau di taman-taman yang disediakan Pemerintah Kota Bogor dan sudut Warung-Warung dekat sekolah. Saat ditanya, Hendrik (14), bukan nama sebenarnya, mengaku sudah dibebaskan merokok di lingkungan rumahnya. Selain itu, di sekolah ia juga terbiasa melakukannya saat jam istirahat. “Di sekolah biasanya di kamar mandi atau di warung,” kata dia, Senin (14/16).

Tidak hanya remaja laki-laki, pelajar perempuan juga terbiasa merokok. Menurut Lisa (15), bukan nama sebenarnya, kebiasaan itu terjadi akibat pergaulan, dan agar tidak di-bully oleh rekan-rekannya. ” Biasanya habis makan merokok,” akunya dengan polos.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Edgar Suratman menyayangkan fenomena tersebut. Menurutnya, pengawasan di sekolah semestinya dilakukan oleh guru. “Namun, jika berada di rumah sepenuhnya tanggung jawab orang tua. Merokok di luar jam sekolah bukan kewajiban sekolah. Kalau itu harusnya orang tua yang mengawasi. Jadi, bukan kewenangan sekolah,” kata Edgar.

Ia menambahkan, tidak ada toleransi bagi anak-anak yang ketauan meroko di saat jam sekolah. Tapi kata Edgar, yang harus dilakukan sekolah adalah selalu konsisiten dari mulai teguran, dan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar aturan. “Pihak sekolah juga harus melakukan sosialisasi pengumuman bahwa merokok itu berbahaya kepada kesehatan, dan yang paling penting guru-gurunya juga tidak memberi contoh, sembarangan merokok disekolah jadi harus sama-sama bekerjasama memberantas dan memberikan contoh bahwa merokok itu berbahaya,” tandas Edgar.

Berdasarkan pantauan yang dihimpun mediabogor.com di lapangan jumlah perokok di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak terkecuali perokok usia muda. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, perokok aktif mulai dari usia 10 tahun ke atas berjumlah 58.750.592 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 56.860.457 perokok laki-laki dan 1.890.135 perokok perempuan. Hasil penelitian pun menunjukkan, setiap hari ada 616.881.205 batang di Indonesia atau 225.161.640.007 batang rokok dibakar setiap tahunnya. Jika harga 1 batang rokok Rp 1.000, maka uang yang dikeluarkan lebih dari Rp 225 triliun. (Ut).

Berita Terkait

Berikan Komentar