Pergerakan Tanah di Kampung Ciisirung Rabak, 9 Kepala Keluarga Mengungsi

Mediabogor.co, BOGOR – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi dalam beberapa hari terakhirvini, mengakibatkan beberapa desa divKecamatan Rumpin mengalami bencana alam seperti banjir, longsor dan pergerakan tanah.

Setelah dilaporkan pergerakan tanah terjadi di Kampung Malingping Desa Sukasari dan Kampung Leuwiranji Desa Sukamulya, saat ini dilaporkan bahwa pergerakan tanah juga terjadi di Kampung Cisirung Desa Rabak.

Kepala Desa Rabak Wawan Nurwandi kepada wartawan menjelaskan bahwa ada sekitar 9 rumah warga terdampak bencana pergerakan tanah dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman dari resiko yang lebih parah.

“Ada 9 KK harus mengungsi ke rumah sodara atau tetangga yang kondisinya lebih aman. 9 rumah warga itu alami retak – retak akibat terdampak pergerakan tanah,” ujar Wawan Nurwandi, Senin 6 April 2026.

Ia memjelaskan, dari 9 KK yang mengungsi itu ada beberapa diantaranya yang terpaksa harus mengontrak rumah dikarenakan jumlah anggota keluarga yang cukup banyak.

“Jadi ada juga warga terdanpak yang harus mengontrak rumah. Hal ini juga memerlukan perhatian dan penanganan. Selain keperluan bantuan bahan pangan dan lainnya,” ujarnya.

Wawan menjelaskan, 9 kepala keluarga yang terdampak bencana alam pergerakan tanah tersebut berada di RT 01 RW 01 Kampung Cisirung Desa Rabak Kecamatan Rumpin.

“Kalau melihat kondisi geografis lokasinya, memang perlu dilakukan relokasi terhadap rumah warga terdampak. Karena letak nya di daerah rawan longsor,” imbuhnya.

Proses assesmen penanganan bencana ini sudah dilakukan tim gabungan dari Pemcam Rumpin, BPBD, Satpol PP dan Pemdes Rabak. Saat ini BPBD masih terus melakukan proses pembatasan dan analisis penanganannya.

“Kami masih terus melakukan assesmen dan analisa untuk penanganan bencana alam pergerakan tanah. Termasuk di beberapa lokasi lainnya di Kecamatan Rumpin,”‘ ujar Tania, dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor,”(Sir

Berita Terkait

Berikan Komentar