ODGJ di Gununsindur Ngamuk Bawa Senjata Tajam, Pemdes dan Kepolisian Turun Tangan

Mediabogor.co, BOGOR – Seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dilaporkan sering mengamuk dengan membawa senjata tajam sehingga membuat masyarakat yang tinggal di sekitarnya merasa khawatir dan ketakutan.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pengasinan Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bogor, Berdasar keterangan warga, ODGJ atas nama FR ini sudah sering mengamuk dan membuat warga masyarakat sekitar resah.

Menyikapi kondisi tersebut dan ada banyak laporan masyarakat, pihak Pemerintah Desa Pengasinan berinisiatif melakukan evakuasi FR. Hal ini dilakukan setelah aparat Pemdes mendapat persetujuan pihak keluarganya.

“Hari ini kami lakukan evakuasi FR. Proses evakuasi sangat sulit karena ia hanya mau dekat dengan ayahnya. Alhamdulillah setelah kehadiran ayahnya, evakuasi berjalan lancar,” ungkap Irfan Ruswandi, Sekretaris Desa Pemgasinan, Jumat 30 Januari 2026.

‎Sekdes menjelaskan, FR tinggal berdua dengan ibunya dan tidak memiliki masalah dengan ibunya, namun bermasalah dengan tetangga dan orang lain. Saat memganuk, FR membawa senjata tajam dari rumahnya.

‎”Tadi FR langsung dibawa ke puskesmas Gunungsindur untuk diberi obat penenang dan diobati lukanya, sebelum dia dirujuk ke Rumah Sakit Marjuki Mahdi,”‘ ucapnya.

‎Ia menambahkan, penyebab pasti gangguan kejiwaan yang dialami FR belum diketahui, sehingga perlu perawatan intensif. Namun ada kabar FR mengalami depresi berat.

Aiptu Ruswandi Babinkamtibmas Desa Pengasinan membenarkan adanya evakuasi terhadap FR atas izin pihak keluarga. Proses evakuasi dilakukan dengan aparatur Pemdes, Satpol PP serta warga masyarakat sekitar.

“Karena berdasarkan laporan masyarakat bahwa saudara FR sering mengamuk dengan membawa senjata tajam jenis pisau,” ujarnya.

Atas izin keluarga, evakuasi terhadap FR dilakukan untuk membuat warga yang merasa khawatir dan etakutan. Diharapkan dengan pengobatan yang lebih intensif, FR dapat kembali normal seperti semula.

“Evakuasi ini atas izin keluarga yang telah bersepakat dengan pemerintah desa demi ketenangan warga. Kami membantu proses evakuasi agar berjalan kondusif,” (Sir)

Berita Terkait

Berikan Komentar