Musim Penghujan, BPBD Kota Bogor Waspada Bencana Akhir Tahun
Mediabogor.co,Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengingatkan warga Kota Bogor agar waspada akan bahaya bencana alam akhir tahun ini. Mengingat Kota Bogor ada beberapa wilayah yang berpotensi rawan bencana alam.
Pernyataan itu disampaikan menyusul intensitas hujan tinggi melanda Kota Bogor yang mengalami peningkatan pada awal bulan Desember ini.
Kepala BPBD Kota Bogor, Theo Patricio Freitas menjelaskan, memasuki musim penghujan dipenghujung tahun ini memang potensi bencana yang ada sangat luar biasa, apalagi di situasi geometerologi yang saat ini curah hujan mulai mengalami intensitas tinggi.
Untuk itu, diharapkan warga bisa melakukan pengamatan dan evaluasi di wilayahnya masing-masing akan potensi bahaya yang terjadi.
“Jadi kondisi cuaca saat ini memang tak dipungkiri berbeda dengan minggu-minggu kemarin. Minggu lalu kondisinya cukup enak, tapi kalau mulai hari ini dan ke depan kelihatannya intensitas hujan mulai tinggi,” kata Theo saat dikomfirmasi mediabogor. Co, Rabu(8/12/2021).
“Kita harapkan warga bisa melakukan antisipasi dini akan bencana yang terjadi di wilayahnya masing-masing,” Lanjutnya.
Lebih lanjut, Theo, menuturkan, untuk warga yang tinggal di bantaran kali ciliwung dan cisadae untuk tetap mengantisipasi dini ketika saat hujan melanda dengan intensitas tinggi di atas satu jam lebih.
Oleh sebab itu,, wilayah ini biasanya berpotensi luar biasa terjadi bencana banjir karena memang kondisinya berada di posisi-posisi rawan.
“Jadi kalau hujan tinggi dengan intensitas di atas setengah hingga satu jam mereka harus sudah melakukan evakuasi mandiri sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” Katanya.
“Kalau pun harta benda masih bisa diselamatkan silahkan selamatkan, tapi yang terutama itu keselamatan jiwa agar jangan sampai ada korban jatuh,” sambung Theo.
Ia juga menambahkan pada prinsipnya kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi seperti saat ini, masyarakat harus sadar akan potensi bencana yang terjadi.
“Intinya kita minta kesadaran masyarakat akan pengurangan rasio bencana atau menghindari jatuhnya korban jiwa dimana pun masyarakat berada,” ujarnya.
Seperti diketahui, berdasarkan catatan BPBD Kota Bogor, sedikitnya ada 79 bencana yang terjadi di Kota Bogor pada November 2021. Dengan rincian, 40 titik bencana tanah longsor atau amblas, lima titik banjir.
Kemudian, 12 kejadian bangunan roboh, tiga kejadian kebakaran, 13 kejadian pohon tumbang dan enam kejadian penyelamatan hewan. (Andi)
Berikan Komentar