Mensos Dorong Humas Kemensos Makin Terampil Hadapi Hoaks di Era Digital
Mediabogor.co, BOGOR — Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendorong jajaran Humas Kementerian Sosial (Kemensos) untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat di tengah perkembangan teknologi.
Hal itu disampaikan pria yang kerap disapa Gus Ipul usai menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas SDM Sekolah Rakyat di Cibinong, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar jajaran Humas semakin memahami tugas, tanggung jawab, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan pekerjaan di era digital.
“Tentu kita harapkan dengan pelatihan ini teman-teman Humas di lingkungan Kementerian Sosial makin mengerti tugas dan tanggung jawabnya, makin mengerti tantangan-tantangannya, dan makin mengerti bagaimana cara kerja yang benar di tengah-tengah kemajuan teknologi seperti hari ini,” kata Gus Ipul, Rabu (19/8/2026).
Gus Ipul mengungkap, Humas pemerintah harus mampu menyampaikan berbagai program dan capaian pemerintah secara jujur serta berdasarkan data dan fakta.
“Kita harus bisa mengabarkan dengan baik apa yang sudah dikerjakan pemerintah, dengan kejujuran, dengan berbasis data, fakta, dan juga tentu capaian-capaian yang sudah dilalui,” terangnya.
Ia juga menyoroti tantangan Humas dalam menghadapi banyaknya informasi yang beredar. Menurutnya, setiap informasi perlu diverifikasi sebelum disampaikan kepada masyarakat.
“Kita bertemu dengan macam-macam berita yang harus kita verifikasi, yang harus kita pilih, kita pilah, dan kita kemudian sajikan ke masyarakat luas,” ungkapnya.
Selain itu, ia menilai Humas juga harus punya kemampuan untuk menangkal hoaks dan berita palsu yang tidak sesuai fakta.
“Di samping itu, juga harus punya keterampilan bagaimana menghalau berita-berita hoaks, berita-berita palsu, berita-berita mungkin bisa jadi jauh dari fakta yang terjadi. Itu adalah tantangan-tantangan yang ada yang ada di lapangan, ya,” tegas Mensos.
Dalam kegiatan tersebut, jumlah peserta yang hadir mencapai hampir 300 orang. Peserta berasal dari berbagai unit kerja Kemensos.
Peserta juga berasal dari balai, sentra, Sekolah Rakyat, hingga satuan kerja lainnya di lingkungan Kemensos.
Saifullah berharap pelatihan tersebut membuat jajaran Humas Kemensos semakin siap menghadapi derasnya informasi, termasuk berita hoaks.
“Makin terampil, tidak kalah dengan berita hoaks. Itu saja,” tutup dia.
Berikan Komentar