Fetty Anggraenidini Gelar Pengawasan Pemerintahan di Bondongan, Fokus Aspirasi Infrastruktur dan Mitigasi Bencana

Mediabogor.co, BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VII Kota Bogor, Fetty Anggraenidini, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat, 30 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Fetty Anggraenidini didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat serta sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Bondongan.

Ia mengatakan bahwa pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dilakukan sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Hari ini saya melaksanakan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, didampingi Babinsa dan tokoh masyarakat di Kelurahan Bondongan,” ujar Fetty.

Pada kesempatan itu, Fetty juga menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah longsor yang terjadi pada malam Jumat di wilayah Kampung Jero Kuta Kaum, yang mengakibatkan satu warga meninggal dunia.

“Kami mendapatkan informasi dari Babinsa bahwa telah terjadi bencana longsor yang merenggut nyawa warga Jero Kuta Kaum. Saya turut prihatin dan mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” katanya.

Selain pengawasan, kegiatan ini difokuskan pada penampungan aspirasi masyarakat, khususnya terkait persoalan infrastruktur lingkungan. Beberapa warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) dan sistem drainase yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius, terlebih di musim penghujan.

“Tadi ada aspirasi dari warga yang menyampaikan perlunya perhatian terhadap TPT dan drainase agar tidak menimbulkan banjir maupun longsor,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan didorong kepada pemerintah pusat maupun pihak terkait agar dapat segera direalisasikan.

Dalam kesempatan tersebut, Fetty juga mengimbau warga untuk tetap waspada serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tengah intensitas hujan yang tinggi. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, tercatat sebanyak 26 kejadian longsor terjadi di Kota Bogor dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya berharap tidak ada lagi longsor susulan di Kota Bogor tercinta ini. Saya mengingatkan masyarakat Bogor dan Jawa Barat agar tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana,” ujarnya.

Mengingat peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi mulai awal Februari, Fetty mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai maupun kawasan tebing.

“Jika memungkinkan, warga di daerah rawan longsor disarankan untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat guna mengantisipasi potensi bencana susulan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar