Bukan Akibat Angkot Penyehab Kemacetan, Tapi Pasar Tumpah Mulai Menjamur di Ciawi

Mediabogor.co, BOGOR – Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meliburkan operasi angkot dan memberikan kompensasi kepada para supir sebagai pengganti narik di momen Idul Fitri mendatang. Namun, sebetulnya bukan hanya angkot yang dinilai sering membuat kemacetan, tapi pasar tumpah. Salah satu yang kerap menjadi sorotan adalah pasar tumpah Ciawi.

Tempat berjualan yang dibangun di atas trotoar jalan menjadi salah satu faktor kemacetan. Bangunan non permanen terlihat dibangun dengan bambu. Hal tersebut tentu dapat mengganggu fasilitas umum yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki, kini berubah fungsi.

Selain itu, pedagang juga mengaku harus tetap membayar uang sewa. Padahal, trotoar tersebut merupakan fasilitas umum yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki yang melintas.

Salah seorang pedagang yang berjualan di atas trotoar tersebut yang enggan disebutkan namanya mengatakan sudah langganan berjualan di area tersebut disetiap tahun nya dan menyewa tempat yang mengaku pemilik dari lapak jualan tersebut. “Saya sewa sebesar Rp 700 ribu untuk lapak berukuran sekitar ukuran 1.5 m × 3 m,” katanya.

Berita Terkait

Berikan Komentar