BPBD Kabupaten Bogor Ungkap Siklus Kekeringan, Kondisi 2026 Mirip Kejadian 2023
Mediabogor.co, BOGOR – Kekeringan yang kembali terjadi di Kabupaten Bogor tahun ini disebut bukan hal baru. BPBD melihat ada pola yang mirip dengan kondisi yang terjadi pada 2023.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, menyebut kekeringan cukup berat juga pernah terjadi tiga tahun lalu.
“Saya nggak bilang (kekeringan tahun) ini parah ya, tapi memang seperti ada siklus per-tiga tahunan yang dulu terberat itu tahun 2023 hampir sama seperti ini,” kata Ade, Kamis (3/9/2026).
Saat itu, kebutuhan air bersih meningkat di sejumlah wilayah. BPBD bahkan harus menyalurkan air hingga 8 juta liter.
“Kita bahkan sampai mengeluarkan atau mendistribusikan 8 juta liter air hampir seperti ini juga kejadiannya hampir ini jadi ada siklus seperti per tiga tahun sekarang,” terang Ade.
Untuk kondisi saat ini, BPBD mencatat kekeringan sudah berdampak ke puluhan ribu kepala keluarga di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
“Kita sudah mengirim ke 613 titik lokasi atau ke RT/RW, 32 Kecamatan, 169 desa, kemudian jumlah KK yang terdampak itu 80.761 KK atau 277.731 Jiwa,” sebutnya.
Bantuan air bersih pun masih terus dikirim. Hingga saat ini, total distribusi sudah mencapai 2,6 juta liter.
Ade mengatakan penyaluran tidak akan berhenti selama warga masih membutuhkan bantuan air bersih.
“Akan terus kita distribusikan air sepanjang masih bencana kekeringan ini ada sepanjang masih ada permintaan, kita akan terus bantu,” tutupnya.
Berikan Komentar