EIGER Nature Resmi Dibuka di Kabupaten Bogor, Hadirkan Wisata Petualangan dan Konservasi Alam

Mediabogor.co, BOGOR – EIGER meresmikan EIGER Nature di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (27/10/2026). Destinasi ekowisata ini hadir dengan menggabungkan petualangan, edukasi lingkungan, budaya, dan pelestarian alam untuk menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
‎
‎Peresmian EIGER Nature dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.
‎
‎Founder & Chairman EIGER Group, Ronny Lukito, mengatakan, kehadiran EIGER Nature merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi Indonesia, setelah hampir empat dekade menjadikan alam sebagai sumber inspirasi dalam perjalanan bisnisnya.
‎
‎”Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Melalui EIGER Nature, kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, alam tidak hanya menjadi tempat untuk dijelajahi dan dinikmati, tetapi juga merupakan warisan yang harus dijaga agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
‎
‎“Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” tambahnya.
‎
‎Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi upaya tim EIGER Nature yang telah mengembangkan destinasi tersebut selama kurang lebih lima tahun. Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata harus memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi, keselamatan wisatawan, serta keberlanjutan lingkungan.
‎
‎“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” kata Widiyanti.
‎
‎Ia menjelaskan, keberhasilan investasi di sektor pariwisata tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan usaha. Lebih dari itu, pengembangan destinasi harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
‎
‎Widiyanti berharap EIGER Nature dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, serta memperkuat daya saing pariwisata berbasis alam di Indonesia.
‎
‎Di sisi lain, Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa kelestarian alam menjadi fondasi utama dalam pengembangan destinasi tersebut. Karena itu, EIGER Nature tidak hanya berorientasi pada pengalaman wisata, tetapi juga berupaya membangun kesadaran pengunjung untuk ikut menjaga lingkungan.
‎
‎“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya,” ungkap Imanuel.
‎
‎Ia juga berharap keberadaan EIGER Nature di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, kebudayaan, dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
‎
‎“Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” tuturnya.
‎
‎EIGER Nature dijadwalkan mulai membuka kunjungan untuk masyarakat umum secara bertahap pada 2 November 2026. Pembukaan ini menjadi langkah awal bagi publik untuk mengenal destinasi yang menggabungkan pengalaman petualangan dengan edukasi dan kepedulian terhadap alam.
‎

Berita Terkait

Berikan Komentar