Topping Off SIG Tower, Kota Bogor Perkuat Ekosistem Industri Berbasis Sains

Mediabogor.co, BOGOR – PT Saraswanti Indo Genetech (SIG) menggelar seremoni topping off SIG Tower pada Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menandai penyelesaian tahap utama pembangunan gedung laboratorium setinggi 18 lantai yang diproyeksikan memperkuat kapasitas pengujian SIG untuk memenuhi kebutuhan industri di tingkat nasional maupun internasional.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Bogor bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor, perwakilan dinas terkait, Dewan Komisaris dan Direksi PT SIG, tokoh masyarakat, serta tim kontraktor, konsultan, dan mitra kerja yang terlibat dalam pembangunan gedung tersebut.

Dalam sambutannya, Deputy CEO Saraswanti Group, Yahya Taufik Alhabsyi menyebut pembangunan SIG Tower sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan peran laboratorium dalam menjaga mutu dan keamanan produk di berbagai sektor industri.

“Saat ini, SIG telah memiliki dua gedung laboratorium di kawasan Jalan Rasamala, Taman Yasmin, Bogor, masing-masing setinggi enam dan sebelas lantai. Kehadiran SIG Tower diharapkan semakin memperkuat kapasitas operasional dan pengembangan layanan laboratorium,” harap Yahya.

SIG telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak 2003 dan kini memiliki lebih dari 5.100 parameter ruang lingkup pengujian terakreditasi. Layanannya meliputi pengujian keamanan pangan, farmasi, kosmetik dan dermatologi, alat kesehatan, produk perikanan, hingga pemeriksaan DNA dan genomik untuk mendukung penjaminan produk halal.

Selain memperkuat layanan pengujian, SIG turut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Perusahaan ini didukung sekitar 500 karyawan, dengan kurang lebih 80 persen di antaranya merupakan warga Bogor. Sebagian besar berasal dari sekolah dan perguruan tinggi vokasi yang memiliki kompetensi di bidang analis kimia.

“Komitmen SIG juga diwujudkan melalui kontribusi bagi masyarakat, antara lain dalam mendukung program keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. Dengan pengalaman bekerja sama bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah dan mitra internasional, SIG terus membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi industri dan masyarakat,” kata Yahya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menilai pembangunan SIG Tower menjadi bagian dari perkembangan dunia usaha sekaligus penguatan ekosistem industri berbasis sains di Kota Bogor.

“Dukungan Pemerintah Kota Bogor terhadap pembangunan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kontribusi sektor laboratorium pengujian bagi masyarakat,” kata Dedie.

Menurut Dedie, peningkatan kapasitas SIG diharapkan dapat mendukung daya saing industri serta menjaga kualitas dan keamanan produk. Keberadaan gedung baru tersebut juga dinilai berpotensi memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan mendorong perkembangan ilmu pengetahuan serta inovasi di Kota Bogor.

“Dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai, kehadiran SIG diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pengujian yang mendukung pemenuhan standar dan regulasi, sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia,” harapnya.

Dalam laporan perkembangan proyek, pimpinan proyek SIG Tower, Dwi Yulianto Laksono menyampaikan bahwa progres pembangunan struktur gedung hingga Oktober 2026 telah mencapai 97,5 persen. Sejak peletakan batu pertama pada 25 Juni 2025, pembangunan berlangsung sekitar 16 bulan dan masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga telah dipenuhi, dengan dukungan masyarakat sekitar, pemerintah setempat, dan instansi terkait.

“Setelah tahap topping off, pembangunan akan dilanjutkan dengan pekerjaan arsitektural dan fasad, mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (Mechanical, Electrical, and Plumbing atau MEP), penyelesaian interior, serta penataan lanskap kawasan. SIG menargetkan penyelesaian proyek yang dilanjutkan dengan peresmian dan soft opening pada Januari 2028,” terang Dwi.

Keberhasilan pelaksanaan topping off tersebut didukung kerja sama Pemerintah Kota Bogor, masyarakat sekitar, tim proyek, kontraktor, konsultan, serta seluruh mitra kerja. SIG pun menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan berbagai pihak selama proses pembangunan berlangsung.

“Ke depan, SIG Laboratory akan terus melangkah melalui penguatan kapasitas, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi strategis untuk mendukung mutu serta keamanan produk. Kehadiran SIG Tower menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan tersebut, sejalan dengan komitmen SIG untuk memberikan kontribusi berkelanjutan bagi industri, masyarakat, dan Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar