Pemkab Bogor Kucurkan Rp1,75 Miliar untuk Tangani Kekeringan
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1.752.736.169 hingga 1 September 2026.
Dana tersebut dipakai untuk mendukung penanganan bencana kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menyebut ada tiga dinas yang mengajukan anggaran BTT.
“Sampai dengan 1 September ada 3 dinas yang mengajukan anggaran BTT bencana kekeringan (BPBD, Dinsos dan Damkar) totalnya Rp.1.752.736.169,-,” ujar Wildan, Selasa 8 September 2026.
Tiga dinas tersebut yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, serta Dinas Pemadam Kebakaran.
Wildan menjelaskan, anggaran itu digunakan untuk kebutuhan operasional selama penanganan kekeringan.
“Untuk BBM tangki air perjalanan dinas (perjadin) dan lain lain, lengkapnya tanya dinasnya ya,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengatakan dana BTT bisa digunakan setelah status tanggap darurat ditetapkan.
“Karena kita sudah menetapkan tanggap darurat, maka ketentuannya kita bisa mempergunakan dana BTT (Biaya Tidak Terduga) kalau untuk kondisi tanggap darurat. Sehingga biaya misalnya untuk pembelian bahan bakar dan pengiriman air itu bisa ditanggulangi dari dana BTT seperti itu, karena yang ngirimkan bukan cuma hanya BPPD, tapi Damkar juga,” kata Ade Hasrat.
Ia menambahkan, penanganan kekeringan juga melibatkan Dinas Sosial. Sedangkan kebutuhan air bersih banyak terbantu dari PDAM.
“Kemudian dari Dinsos juga ada, seperti itu. Dan yang terbesar memang kita memperoleh bantuannya air itu gratis dari PDAM,” sebutnya.
Hingga kini, distribusi air bersih masih dilakukan ke masyarakat yang terdampak kekeringan.
Berikan Komentar