Harga Ayam di Pasar Cibinong Naik Rp10 Ribu, Pedagang Akui Penjualan Ikut Anjlok

Mediabogor.co, BOGOR — Harga ayam potong di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, mengalami kenaikan hingga Rp10 ribu per kilogram. Kondisi ini dikeluhkan pedagang karena ikut berdampak pada penjualan.

Salah satu pedagang ayam, Suherman (36), mengatakan harga ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp35 ribu kini mencapai Rp45 ribu.

“Semenjak MBG aktif aja, kan MBG libur itu murah ya, nah waktu MBG masuk itu naik lagi udah ada sebulan lebih lah,” kata Suherman, Rabu (19/8/2026).

Menurut Suherman, kenaikan harga tersebut tidak langsung terjadi sebesar Rp10 ribu. Harga ayam naik secara bertahap sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali aktif.

“Kenaikannya bertahap ga langsung Rp10.000 dari semenjak MBG itu awalnya kan naik serebu, serebu lima ratus, bertahap gitu,” jelasnya.

Kenaikan harga ayam juga membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual kepada pelanggan. Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat mengeluhkan harga ayam yang semakin mahal.

“Ada ya banyak emang mahal ya ayamnya, jadi pasti ngaruh ke yang jualan kan pasti dinaikin kan harganya di warung,” kata dia.

“Kalo ga dinaikin juga pada bingung, emang lagi naik kan harganya,” sambung Suherman.

Tak hanya pelanggan, kenaikan harga juga berdampak pada pendapatan pedagang. Suherman menyebut penjualannya kini turun sekitar 30 persen dibandingkan sebelumnya.

“Iya ngaruh, dari awal 100 persen sekarang 70 turun 30 persen biasa kita motong misal 150 ekor sekarang jadi 100 ngeri juga kalo naik kayak gini,” keluhnya.

Suherman menilai harga ayam saat ini sudah cukup tinggi. Padahal, kenaikan seperti itu biasanya terjadi ketika memasuki momen hari besar atau perayaan tertentu.

“Harga sekarang ibarat hari perayaan idul fitri, padahal sekarang bukan hari perayaan,” tutupnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar