Jenal Mutaqin Pantau Langsung Pencarian ASN Pemkot Bogor yang Diduga Jatuh ke Sungai, 70 Personil Dikerahkan

Mediabogor.co, BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung ke lokasi pencarian seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Bayu Zulkarnain, yang diduga terjatuh dari jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan ke aliran Sungai Cisadane.

‎Hingga Jumat (14/8/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Bayu. Sekitar 70 personel dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.

‎Jenal mengatakan, hingga hampir 30 jam pencarian, keberadaan Bayu masih belum diketahui. Tim SAR juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

‎”Tim SAR gabungan total sejumlah 70 petugas sampai detik ini masih belum membuahkan hasil, masih belum ditemukan korban,” katanya saat berada di lokasi, Jum’at 14 Agustus 2026.

‎Menurutnya, proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabunagn sembari menggali informasi tambahan dari masyarakat, khususnya saksi yang pertama kali menemukan sepeda motor milik korban tergeletak di ujung jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan.

‎”Kita terus gali informasi sambil teman-teman tim SAR terus menyisir. Selama pencarian orang hanyut memang kali ini personel cukup banyak, kita tambah. Kita berharap ada hasil maksimal lebih cepat sambil menunggu informasi lainnya lagi,” ujarnya.

‎Jenal menegaskan, sampai saat ini belum ada saksi yang secara langsung melihat Bayu terjatuh ke sungai. Informasi yang ditemukan di lapangan baru berupa sepeda motor korban yang berada di ujung jembatan.

‎”Karena ini masih teka-teki, tidak ada saksi langsung yang melihat yang bersangkutan jatuh ke sungai. Jadi hanya motor yang tergeletak di ujung jembatan. Sehingga kami butuh informasi tambahan,” jelasnya.

‎Di tengah proses pencarian, Jenal juga menyempatkan diri menyambangi keluarga Bayu. Kedatangannya untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut.

‎”Saya sambil mau menyambangi keluarga korban, memberikan semangat dan menyampaikan rasa prihatin,” ucapnya.

‎Jenal menambahkan, apabila pencarian belum membuahkan hasil dan kondisi tersebut berlanjut, pihak keluarga kemungkinan akan membuat laporan orang hilang ke Polresta Bogor Kota. Laporan tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti oleh jajaran Reskrim.

‎Meski demikian, proses pencarian oleh tim SAR tetap akan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pemkot Bogor juga akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait langkah selanjutnya.

‎”Kalau memang hasilnya buntu dan hari ini sudah hampir 30 jam pencarian, mungkin pihak keluarga akan membuat laporan orang hilang ke Polresta Bogor Kota untuk ditindaklanjut oleh Reskrim. Tapi pencarian oleh tim SAR masih tetap dijalankan dengan SOP dan prosedur yang nanti kita koordinasi dengan pihak kepolisian,” tandasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar