Soal Pajak Penitipan Motor di Mayor Oking, JM : Bappenda Harus Lakukan Ekstensifikasi, Jangan Hanya Narasi Saja
Mwdiabogor.co, BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Bogor harus bergerak cepat menindaklanjuti potensi penerimaan pajak dari usaha penitipan sepeda motor di Jalan Mayor Oking.
Hal itu di sampaikan Jenal Mutaqin pada Kamis 13 Agustus 2026, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah lokasi penitipan motor di kawasan tersebut, Rabu, 12 Agustus 2026.
Jenal menilai Bappenda perlu segera melakukan pendataan secara menyeluruh untuk mengetahui potensi penerimaan yang bisa digali dari usaha penitipan kendaraan. Ia menyebut, perhitungan sederhana dapat dilakukan dengan melihat jumlah motor yang dititipkan serta status wajib pajaknya.
”Kalau di analogi sederhana, hitung jumlah motor, eksistingnya dan variatif. Ada yang sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak (WP), ada juga yang belum terdaftar,” ujarnya, kepada wartawan, Kamis 13 Agustus 2026.
Menurutnya, pendataan tersebut penting untuk mengetahui secara konkret apakah masih terdapat potensi pajak yang belum tergali. Bappenda pun diminta tidak sekadar menyampaikan rencana optimalisasi pendapatan, tetapi segera melakukan langkah ekstensifikasi.
”Bappenda Kota Bogor harus melakukan ekstensifikasi, jangan hanya narasi saja,” tegasnya.
Jenal juga mengingatkan agar tindak lanjut sidak tidak kembali bergantung kepada dirinya. Ia menilai masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sudah memiliki kewenangan dan tugas yang harus dijalankan setelah mendapatkan arahan dari pimpinan daerah.
”Gak perlu wakil wali kota terus yang turun ke lapangan. Saya sudah kasih peluang, bola-bola lambung,” katanya.
Selain Bappenda, Jenal meminta Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pembenahan terhadap fasilitas yang berkaitan dengan aktivitas penitipan kendaraan di kawasan Mayor Oking.
”Fasilitas harus diberesin. Dishub fasilitas ini yang harus diberesin, Bappenda ini yang harus diberesin. Tinggal OPD-nya yang harus gerak langkah cepat,” ujarnya.
Ia menegaskan, dirinya tidak mungkin terus turun langsung mengawasi persoalan teknis di setiap OPD. Sebab, masih terdapat berbagai agenda pemerintahan lainnya yang membutuhkan perhatian, termasuk upaya menekan angka stunting di Kota Bogor.
”Kan banyak hal lain juga yang harus saya pikirkan, termasuk stunting. Saya ketua penurunan stunting, saya harus fokus menurunkan angka stunting,” ungkap Jenal.
Karena itu, Jenal meminta Bappenda segera menunjukkan langkah konkret pascasidak. Ia bahkan meminta masyarakat dan media mempertanyakan langsung tindak lanjut yang akan dilakukan lembaga tersebut.
”Tanya Bappendanya apa langkah mereka setelah kami sidak,” pungkasnya.
Berikan Komentar