Disparekraf Kabupaten Bogor Soroti Prestasi Dua Desa Wisata di Top 15 Jawa Barat
Mediabogor.co, BOGOR – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekraf) Kabupaten Bogor menyoroti capaian Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara yang berhasil masuk jajaran Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik Jawa Barat dalam ajang Smiling West Java Integrated Tourism Destination Management Award (SWJ ITDMA) 2026.
Kepala Disparekraf Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengapresiasi prestasi tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan desa wisata di Kabupaten Bogor mampu bersaing di tingkat provinsi.
“Prestasi di SWJ ITDMA 2026 ini membuktikan bahwa desa wisata kita memiliki daya saing tangguh di tingkat provinsi. Kami berkomitmen terus menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan,
“ ungkap Ria, Senin (10/08/2026).
Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara berhasil masuk Top 15 setelah melewati seleksi portofolio digital bersama 44 peserta lainnya. Hasil tersebut diumumkan oleh Disparbud Jawa Barat pada Rabu (29/07/2026).
Disparekraf menilai capaian kedua desa tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat, serta berbagai pihak dalam pengembangan destinasi.
Keduanya juga dinilai memiliki pengelolaan wisata yang kuat melalui penerapan standar 5A, yakni Administrasi, Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, dan Advertising.
Konsep tersebut dipadukan dengan kearifan lokal 5K khas Jawa Barat, yaitu Kadeuleu, Kaambeu, Kadangu, Karaba, dan Karasa.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Yuliana Idrus, mengatakan perpaduan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang membuat kedua desa mampu menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda.
“Mereka tidak hanya rapi secara tata kelola dan fasilitas, tetapi juga sukses menyajikan pengalaman sensorik otentik yang berakar pada
budaya Sunda,“ jelas Yuliana.
Sebagai finalis Top 15, Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara akan mendapatkan coaching clinic dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Disparekraf Kabupaten Bogor juga menyiapkan pendampingan untuk membantu kedua desa tersebut menghadapi tahapan berikutnya menuju ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026 tingkat nasional.
Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat melalui peningkatan omzet UMKM, pembukaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi lokal.
Disparekraf Kabupaten Bogor berharap keberhasilan Gunung Malang dan Tugu Utara dapat menjadi motivasi bagi desa wisata lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi masing-masing.
Berikan Komentar