
Musda VII Hiswana Migas Bogor Dibuka, Dedie Tekankan Integritas Penyalur BBM dan LPG Bersubsidi
Mediabogor.co, BOGOR – Musyawarah Daerah (Musda) VII DPC Hiswana Migas Bogor resmi dibuka di Ballroom IPB International Convention Center (IICC), Botani Square, Kota Bogor, Rabu (29/7/2026). Agenda utama forum tersebut adalah memilih ketua DPC Hiswana Migas Bogor periode 2026–2030 yang akan memimpin organisasi dalam empat tahun ke depan.
Dua nama maju dalam kontestasi kali ini, yakni petahana Cecep Fajar dan penantangnya, Karjito. Persaingan keduanya diperkirakan berlangsung sengit karena hanya diikuti dua kandidat.
Pembukaan Musda dihadiri Ketua DPD III Hiswana Migas Heddy Syaiful Hedian dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Dalam sambutannya, Heddy meminta seluruh peserta menjadikan Musda sebagai forum konsolidasi organisasi, bukan sekadar ajang perebutan jabatan.
Ia mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga suasana tetap kondusif agar proses demokrasi berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu memperkuat organisasi.
“Musda ini jangan hanya fokus pada pemilihan ketua. Jadikan momentum evaluasi dan mempererat kekompakan agar melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas,” ujar Heddy.
Menurutnya, DPC Hiswana Migas Bogor memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG bersubsidi di wilayah Kota maupun Kabupaten Bogor. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga sinergi dengan pemerintah daerah, Pertamina, serta seluruh pemangku kepentingan.
Heddy juga memastikan kondisi pasokan energi bersubsidi di wilayah Bogor masih aman. Ia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan stok maupun distribusi.
“Stok, suplai, dan pelayanan saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Kami juga terbuka terhadap masukan masyarakat agar pelayanan semakin baik,” katanya.
Ia turut memberikan apresiasi kepada kepengurusan DPC Hiswana Migas Bogor periode 2022–2026 yang dinilai mampu menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah dan Pertamina sehingga distribusi energi tetap berjalan baik.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Hiswana Migas selama beberapa tahun terakhir telah membantu menjaga stabilitas pasokan energi, meski dihadapkan pada tantangan global.
Meski demikian, Dedie mengingatkan seluruh anggota Hiswana Migas agar tetap menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan usaha penyaluran BBM dan LPG bersubsidi.
“Jangan sampai ada penyalahgunaan seperti pengoplosan atau penyelewengan distribusi karena dampaknya sangat merugikan masyarakat. Integritas harus menjadi komitmen bersama,” tegas Dedie.
Di sisi lain, Ketua DPC Hiswana Migas Bogor periode 2022–2026, Cecep Fajar, menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinannya komunikasi antaranggota maupun dengan para pemangku kepentingan berjalan dengan baik.
Apabila kembali dipercaya memimpin organisasi, Cecep berkomitmen memperkuat soliditas internal melalui kegiatan silaturahmi serta mengoptimalkan peran Koordinator Wilayah (Korwil) hingga tingkat kecamatan agar setiap persoalan di lapangan dapat ditangani lebih cepat.
Ia berharap Musda VII mampu menghasilkan keputusan terbaik yang membawa manfaat bagi organisasi sekaligus masyarakat yang bergantung pada layanan distribusi energi di Bogor.
Berikan Komentar