Wakil Wali Kota Bogor Ingatkan Iuran HUT RI Harus Sukarela dan Transparan

Mediabogor.co, BOGOR – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Bogor mengingatkan masyarakat agar pelaksanaan penggalangan dana untuk kegiatan 17 Agustus dilakukan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan maupun penetapan nominal tertentu.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa semangat gotong royong dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan harus tetap dijaga. Namun, menurutnya, iuran yang diwajibkan dengan jumlah yang sudah ditentukan tidak dapat dibenarkan karena berpotensi menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

“Kalau iuran sifatnya sukarela. Mau dari masyarakat ataupun perusahaan, silakan selama tidak ada paksaan. Yang penting kegiatannya resmi, diketahui aparat wilayah, serta pengelolaan dan pelaporannya dilakukan secara terbuka,” kata Jenal, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, panitia tingkat lingkungan tetap diperbolehkan mencari dukungan dana, termasuk mengajukan bantuan kepada dunia usaha. Namun, seluruh proses harus dilakukan secara resmi dan mendapat pengawasan dari pemerintah wilayah agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang mengaku sebagai panitia.

Menurut Jenal, perusahaan juga dapat berpartisipasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Akan tetapi, bantuan tersebut harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

“Untuk program CSR ada prosedurnya. Pengajuannya melalui Bapperida dan selanjutnya ditawarkan kepada forum perusahaan. Kalau masyarakat mengajukan langsung ke perusahaan juga bisa, tetapi harus resmi dan diketahui camat maupun aparat wilayah,” jelasnya.

Jenal mengingatkan bahwa praktik penarikan iuran dengan nominal yang sudah dipatok tidak sesuai dengan prinsip sukarela. Bahkan, apabila dilakukan secara memaksa, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pungutan liar.

Ia meminta lurah dan camat aktif melakukan pengawasan terhadap kepanitiaan di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap penggalangan dana benar-benar dilakukan oleh panitia resmi dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau lebih berhati-hati apabila menerima permintaan sumbangan yang mengatasnamakan panitia HUT RI. Dengan adanya keterlibatan pemerintah wilayah serta pengelolaan dana yang transparan, Jenal berharap rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan di Kota Bogor dapat berlangsung tertib, aman, dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.

Berita Terkait

Berikan Komentar