
Melestarikan Adat Budaya Lembur Cigoong, Desa Puraseda. Gelar Seren Taun
Mediabogor.co, BOGOR – Suasana penuh kearifan lokal kembali terasa dalam gelaran Seren Taun Lembur Cigoong, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang dilaksanakan pada (01/07). Mengusung tema “Maju Saparakanca, Nanjeurkeun Adat Dina Nyungsi Amparan Karahayuan”, kegiatan tahunan ini menjadi momentum masyarakat untuk menjaga serta melestarikan budaya warisan leluhur.
Rangkaian acara Seren Taun tidak hanya menampilkan prosesi adat dan Dongdang sebagai salah satu simbol budaya masyarakat Sunda, namun juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan serta permainan tradisional yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
Berbagai aktivitas budaya tersebut menjadi gambaran bahwa tradisi bukan hanya sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, gotong royong, serta mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya.
Dalam gelaran tersebut turut hadir sejumlah tamu undangan, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Bogor, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, serta tokoh masyarakat dan unsur lainnya yang ikut menyaksikan kemeriahan acara adat tersebut.
Seren Taun Lembur Cigoong menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Puraseda masih menjaga hubungan erat antara adat, budaya, dan kehidupan sosial. Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan terus dipelihara agar budaya Sunda tetap tumbuh di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan Seren Taun Lembur Cigoong ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya kita bersama dalam menjaga dan melestarikan adat budaya yang sudah diwariskan oleh para leluhur. Tema ‘Maju Saparakanca, Nanjeurkeun Adat Dina Nyungsi Amparan Karahayuan’ memiliki makna bahwa kita ingin terus maju bersama, memperkuat kebersamaan, serta menjaga nilai-nilai budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Desa Puraseda.
Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat dukungan seluruh masyarakat, para tokoh adat, panitia, serta berbagai pihak yang ikut membantu. Selain prosesi adat dan Dongdang, kita juga menghadirkan permainan tradisional agar generasi muda dapat mengenal dan mencintai budaya daerahnya.
Harapan kami, Seren Taun ini bukan hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi wadah silaturahmi, mempererat persatuan masyarakat, serta menjadi bagian dari pelestarian budaya Sunda di Desa Puraseda.” Ungkap Asep
Sementara itu Abah Sarji Selaku Kasepuhan Cigoong, “Seren Taun ini merupakan tradisi yang sudah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Bagi kami, Seren Taun bukan hanya sekadar acara budaya, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala hasil yang diberikan, sekaligus menjaga hubungan antara manusia, alam, dan adat yang selama ini menjadi pegangan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda tidak melupakan budaya dan nilai-nilai yang telah diwariskan. Adat harus terus dijaga, karena di dalamnya terdapat pesan kebersamaan, gotong royong, serta rasa saling menghargai antar sesama.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Seren Taun Lembur Cigoong ini. Semoga kegiatan ini terus berjalan dan menjadi warisan budaya yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.” Paparnya
Tradisi yang diwariskan para leluhur ini diharapkan mampu menjadi identitas masyarakat sekaligus menjadi ruang edukasi budaya bagi anak-anak muda agar tidak melupakan akar sejarah dan adat istiadat daerahnya.” Tuturnya. (Agil).
Berikan Komentar