
81 Kendaraan Dinas Setda Kabupaten Bogor Disisir, Sekda Pastikan Dokumen dan Fisik Sesuai Data
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dinas yang berada di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda).
Sebanyak 81 unit mobil dinas beserta sejumlah kendaraan roda dua menjalani pengecekan administrasi dan kondisi fisik secara bersamaan, Selasa (23/6/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat R. Jatnika mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi rutin terhadap aset daerah guna memastikan seluruh kendaraan tercatat dan dikelola dengan baik.
“Sebenernya kita mulai setiap tahun, kita coba lakikan monitoring dan evaluasi terhadap kendaraan dari administrasi, kita cocokkan,” ujar Ajat, Selasa (23/6/2026).
Menurut Ajat, pemeriksaan dilakukan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil kendaraan di lapangan. Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penataan aset pemerintah daerah.
Pengecekan dilakukan secara rinci, mulai dari keberadaan dokumen kendaraan hingga keberadaan fisik kendaraan yang tercatat sebagai aset daerah.
“Misalnya BPKB ada, STNK ada, barangnya ada engga gitu, sekarang itu secara administrasinya di cek dulu, nanti ditemukan tuh, oh ternyata BPKB ada tapi STNK engga ada, mobilnya ada, kita harus tertib,” tegas dia.
Selain memastikan kelengkapan administrasi, tim juga memeriksa kondisi kendaraan untuk mengetahui tingkat kelayakan operasional serta kebutuhan pemeliharaan ke depan.
Ajat mengungkapkan, Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta seluruh kendaraan yang diperiksa dikumpulkan terlebih dahulu guna memudahkan proses verifikasi dan pengawasan.
“Pak Bupati minta di inepkan (kendaraan) semalam, untuk memantau 1-2 hari apakah kendaraannya ada atau tidak,” terang Ajat.
Setelah proses verifikasi selesai, pemerintah daerah juga akan memastikan status pengguna setiap kendaraan agar tidak terjadi ketidaksesuaian dalam pemanfaatan aset.
“Harus jelas siapa yang pakai, apakah Sekda atau yang lain,” tegasnya.
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 81 unit mobil dinas yang diperiksa. Selain itu, sejumlah kendaraan roda dua juga turut masuk dalam proses inventarisasi aset.
“Kalau tidak salah jumlahnya 81 mobil roda empat, terus yang roda dua lebih sedikit ya,” ucap Sekda.
Berikan Komentar