BPBD Kabupaten Bogor Siaga Hadapi Kekeringan, Tiga Wilayah Sudah Terdampak

Mediabogor.co, BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau setelah tiga wilayah dilaporkan mengalami kekurangan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengatakan, hingga saat ini sudah ada tiga desa yang mengajukan bantuan distribusi air bersih kepada BPBD.

“Alhamdulillah sampai hari ini yang terdampak itu baru tiga titik yang meminta bantuan ke kami yang minta dikirim air bersih,” ujar Ade Hasrat, Senin (22/6/2026).

Tiga wilayah tersebut berada di Kecamatan Citeureup, Nanggung, dan Babakan Madang. Bantuan air bersih telah mulai disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

“Citeureup, Nanggung dan Babakan Madang, baru tiga desa yang meminta bantuan air bersih,” katanya.

Meski baru tiga wilayah yang melapor, BPBD menilai kondisi saat ini masih merupakan awal musim kemarau. Karena itu, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan bertambahnya daerah terdampak.

“Tetapi kami tetap terus bersiaga karena kelihatannya ini baru awal kekeringan, jadi insyaallah kita sudah siap menanggulangi,” ungkap Ade.

BPBD juga mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

“Kita dapat data dari BMKG, puncak kekeringan itu diprediksi pada bulan Agustus dan September,” jelasnya.

Dengan prediksi tersebut, BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memetakan wilayah rawan kekeringan serta mempercepat penyaluran bantuan apabila diperlukan.

“Kalau Agustus itu tertingginya maka akan berakhir sekitar bulan Oktober,” pungkas Ade Hasrat.

Berita Terkait

Berikan Komentar