
Dalam Rangka HJB ke-544 Forkopimcam Ciampea Jaga Pelestarian Ekosistem Alam
Mediabogor.co, BOGOR – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Forkopimcam Ciampea menggelar kegiatan “Bebersih Desa” secara serentak yang melibatkan seluruh desa se-Kecamatan Ciampea. Kegiatan gotong royong tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Mengusung tema semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan, kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan wilayah melalui aksi kerja bakti dan gotong royong.
Dalam ajakannya kepada masyarakat, panitia menyampaikan pesan, “Hayu serentak kita laksanakan aksi bebersih desa dalam bentuk kerja bakti/gotong royong. Kita jaga alam, alam jaga kita.”
Kegiatan bebersih desa oleh Forkopimcam ini diikuti oleh 2 desa di wilayah Kecamatan Ciampea dan sejumlah Stake Holder diantara nya Diskanak Kabupaten Bogor, UPTD DLH wilayah Ciampea, UPTD DPTR Wilayah Ciampea, Balai Benih Ikan Rancabungur, Penggiat Lingkungan (RESUS) dan Organisasi Kemasyarakatan BPPKB. Titik pusat pelaksanaan dipusatkan di Kali Cibodas yang berada di wilayah Desa Bojong Rangkas dan Desa Benteng. Sementara desa lainnya akan melaksanakan kegiatan di wilayah masing-masing.
Selain menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat budaya gotong royong, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Camat Ciampea, Supardi, menyampaikan bahwa kegiatan Bebersih Desa yang dilaksanakan serentak di 13 desa se-Kecamatan Ciampea merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 ini kami jadikan sebagai ajang untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan bebersih desa ini, kami ingin menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Supardi disela kegiatan.
Ia juga menjelaskan bahwa dipilihnya Kali Cibodas sebagai titik pusat kegiatan karena kawasan tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian bersama dalam upaya menjaga kebersihan aliran sungai dan mencegah pencemaran lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang terus dilakukan masyarakat di lingkungan masing-masing. Karena kalau lingkungan bersih, masyarakat juga akan sehat dan nyaman,” tambahnya.
Supardi turut mengapresiasi antusiasme masyarakat, aparatur desa, serta berbagai unsur yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut sehingga pelaksanaan berjalan dengan penuh semangat kebersamaan. (Agil).
Berikan Komentar