Sumur 7 Jadi Sorotan di Proyek Trase Baru Batutulis, Ini Tanggapan KDM

Mediabogor.co, BOGOR – Sejumlah budayawan mempertanyakan keberadaan Sumur 7 yang diklaim berada di kawasan lahan pembangunan trase baru Jalan Batutulis, Kota Bogor.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan kajian sebelum mengambil keputusan terkait keberadaan situs tersebut.

“Untuk Sumur 7, nanti kita lihat. Saya kan belum bisa menjawab hal yang belum kita ketahui secara detail,” ujar KDM usai menghadiri Diskusi Kecagarbudayaan “Prasasti Batutulis dan Makuto Binokasih Sanghyang Pake” di Museum Pajajaran Batutulis, Kamis (14/5/2026).

KDM menegaskan, apabila nantinya kawasan tersebut terbukti merupakan bagian dari situs sejarah, maka keberadaannya harus dikembalikan sesuai fungsi dan nilai sejarahnya.

“Nanti kembalikan apa yang menjadi situs sejarah harus dikembalikan menjadi situs sejarah,” katanya.

Namun demikian, KDM menekankan bahwa pelestarian situs sejarah bukan untuk tujuan pemujaan, melainkan sebagai bagian dari konservasi budaya dan penataan lingkungan.

“Bukan untuk pemujaan tetapi untuk konservasi dan kenyamanan lingkungan,” tegasnya.

Polemik mengenai Sumur 7 mencuat seiring rencana pembangunan trase baru Batutulis yang saat ini tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang terdampak longsor.

Berita Terkait

Berikan Komentar