
Wakil Wali Kota Bogor Pimpin Jum’at Bersih di Alun-alun, Angkut 3,8 Ton Sampah
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menggelar kegiatan Jum’at Bersih di kawasan Alun-alun Kota Bogor, Jumat 02 Januari 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Sekretaris Daerah, seluruh perangkat daerah, serta melibatkan sejumlah stakeholder, termasuk Bank BJB dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.
Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Bersih merupakan bentuk ikhtiar Pemkot Bogor dalam mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, pelajar, hingga para pemangku kepentingan, untuk menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan.
”Ini adalah bentuk ikhtiar Pemkot Bogor yang terus mengajak warga dan para stakeholder, termasuk siswa-siswi, dalam kegiatan Jum’at Bersih. Harapannya satu, kegiatan ini dicontoh dan dijaga agar menjadi kebiasaan baik, terutama dalam menjaga pola hidup bersih dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Jenal kepada wartawan.
Ia mengungkapkan, setelah beberapa minggu tidak kembali ke kawasan Alun-alun, kondisi taman-taman di dalam area tersebut dinilai cukup memprihatinkan akibat masih adanya perilaku buang sampah sembarangan.
”Saya berharap seluruh petugas benar-benar menjalankan SOP dalam bertugas. Kalau petugas tegas, kesempatan masyarakat untuk berperilaku membuang sampah sembarangan bisa kita minimalisir,” tegasnya.
Menurut Jenal, kegiatan bebersih ini bukan hanya difokuskan pada kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban, termasuk mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar kawasan Alun-alun.
”Jadi saya dan Sekda, seluruh dinas, berkolaborasi dengan Bank BJB dan PWI Kota Bogor melakukan bebersih. Bukan hanya membersihkan Kota Bogor, tapi juga bersih terhadap kemacetan lalu lintas,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jenal juga menyinggung rencana penertiban kawasan Jalan Nyi Raja Permas yang ke depan akan menjadi lokasi relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Alun-alun. Ia menyebutkan, Pemkot Bogor telah menganggarkan pembangunan hanggar wisata kuliner PKL di kawasan tersebut.
”Tahun ini sudah kita anggarkan. Nantinya akan ada hanggar yang di dalamnya merupakan wisata PKL kuliner Dewi Sartika, Nyi Raja Permas, dan sekitarnya. Insyaallah setelah itu Alun-alun harus clear, tidak ada lagi aktivitas tawar-menawar,” katanya.
Selain itu, Pemkot Bogor juga mempertimbangkan relokasi shelter ojek online, seperti GO-JEK, ke dalam area yang telah disiapkan agar aktivitas masyarakat lebih terpusat di Jalan Nyi Raja Permas.
Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan perekonomian UMKM dan PKL tanpa mengotori jalan maupun trotoar.
Dalam kegiatan Jum’at Bersih kali ini, volume sampah yang berhasil diangkut mencapai 3,8 ton. Sementara itu, pada hari biasa, volume sampah di kawasan Alun-alun Kota Bogor berkisar 600 kilogram per hari.
”Semua ini adalah ikhtiar yang harus dibantu dengan kolaborasi dan sinergi bersama masyarakat,” pungkasnya.
Berikan Komentar