Warga Harap Pemerintah Tinjau Ulang Pembangunan Jalan Leuwiliang Rancabungir, Ini Alasannya

Mediabogor.co, BOGOR – Rencana pembangunan jalan Leuwiliang–Rancabungur, kembali mendapat sorotan setelah warga Desa Leuwiliang menyampaikan kekhawatirannya terkait jalur yang disebut-sebut akan melintasi area makam keramat tokoh setempat. Warga berharap pemerintah dapat meninjau ulang rute pembangunan agar tidak mengorbankan situs bersejarah dan tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat.

Kepala Desa Leuwiliang, H. Iman Nurhaiman, mengakui adanya aspirasi tersebut dan memastikan pihak desa telah menyampaikan langsung kepada instansi terkait agar dapat dipertimbangkan lebih lanjut.

“Masyarakat menyampaikan harapan agar pembangunan jalan bisa digeser sedikit, karena ada makam keramat yang merupakan makam tokoh desa. Ini bukan sekadar tempat pemakaman biasa, tapi memiliki nilai sejarah dan dihormati warga,” ujar H. Iman, saat ditemui usai kegiatan Konsultasi Publik.

Ia menjelaskan bahwa warga bukan menolak pembangunan, melainkan berharap agar proses penataan dan pembebasan lahan tetap menghormati aspek sosial, budaya, dan sejarah desa. Menurutnya, pembangunan jalan ini sangat penting untuk membuka konektivitas wilayah, namun harus dilakukan tanpa menimbulkan kegelisahan di masyarakat.

“Kami tentu mendukung pembangunan ini karena manfaatnya besar bagi desa dan masyarakat luas. Tapi kami juga berharap pemerintah mempertimbangkan nilai-nilai lokal, termasuk keberadaan makam tersebut. Yang diinginkan warga hanyalah sedikit penyesuaian agar semuanya berjalan baik,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor telah menggelar beberapa tahap konsultasi publik sebagai bagian dari proses menuju penerbitan Penetapan Lokasi (Penlok). Masukan dari warga, termasuk terkait keberadaan situs keramat, disebut akan menjadi bagian dari bahan evaluasi sebelum penetapan final rute pembangunan.

Warga berharap adanya keputusan yang bijak, sehingga pembangunan bisa tetap berjalan tanpa menghilangkan jejak sejarah dan nilai budaya desa. (Agil).

Berita Terkait

Berikan Komentar