Kembali, Terkena Flek Paru – Paru, Balita Ini Belum Dapat Perhatian Pemkot Bogor

mediabogor.com, Bogor – Raka Putra Pratama, balita berusia 16 tahun ini, beberapa bulan terakhir hanya bisa duduk dipangkuan sang ibu. Raka yang merupakan warga Curug Induk, Kelurahan Curug Mekar, RT 3/1 No 33, Kecamatan Bogor Barat ini, saat lahir memiliki berat badan normal, namun sejak berusia tujuh bulan berat badannya terus mengalami penurunan.

Orangtua Raka, Puput Permatasari (24) mengatakan, bahwa saat ini Raka sering demam saat malam hari dan susah untuk mencerna makanan.

“Kalau lahir mah normal biasa gemuk gitu badannya, nah pas umurnya sekitar tujuh bulan itu, waktu ditimbang berat badannya suka turun terus,  udah gitu kalau malam suka panas demam,” ujarnya sambil terus memeluk sang buah hatinya.

Puput menambahkan saat demam sang anak pun hanya di kompres atau diberi obat warung. Kondisi tersebut dikarenakan dirinya tidak memiliki biaya untuk ke rumah sakit.

“Kadang pakai obat warung kalau obat dari puskesmasnya habis, inginnya dirawat di rumah sakit biar ditangani dokter spesialis anak,” ucapnya yang terus berharap anaknya bisa dirawat dirumah sakit

Puput pun menambahkan karena panas ini nafsu makan sang anak terus menurun, beberapa minggu kemarin Ia pun membawa sang anak ke rumah sakit untuk di rontgen, saat hasil rontgen sang anak keluar, rupanya Raka mengidap penyakit paru-paru. Bahkan, Badan yang dulunya gemuk itu pun kini makin kurus. Selain itu, balita pasangan dari Puput Permatasari (24) dan Robiansyah (28) ini pun hanya bisa duduk tanpa bisa merangkak.

“Sekarang mah cuma bisa berdoa dan pasrah aja, sambil suami saya cari uang, kalau ada rezeki mau nikah di KAUA biar ada suratnya, terus bikin akte, sudah gitu bikin BPJS, mudah-mudahan anak saya kuat nunggu orangtuanya usaha,” pungkasnya. (AW).

Berita Terkait

Berikan Komentar