Jelang Paripurna, BEM Kritisi Kinerja Wali Kota Bogor

mediabogor.com, Bogor – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor Raya melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Selasa (16/5/2017). Aksi ini pun berlangsung menjelang Rapat Paripurna Istimewa.

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa mengkritisi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor Tahun Anggaran 2016. Mereka mempertanyakan realisasi enam program skala prioritas. Antaranya penataan transportasi dan angkutan massal, penanggulangan kemiskinan, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), penataan pelayanan sampah dan kebersihan kota, penataan ruang terbuka publik, taman, dan ruang terbuka hijau serta transformasi karakter budaya dan reformasi birokrasi.

Koordinator Lapangan, Iqbal Balun mengatakan, bahwa tidak ada perubahan yang signifikan dalam kinerja Pemerintah Kota Bogor hingga saat penyampaian LKPJ 2016. Sampai saat ini Walikota hanya fokus terhadap pembangunan fisik saja, yaitu pada skala prioritas penataan ruang publik, taman dan ruang terbuka hijau, tetapi tidak diimbangi dengan kesejahteraan rakyat di Kota Bogor.

Untuk itulah, pihaknya mendesak agar Walikota mengoptimalkan penyerapan APBD Kota Bogor. Mendesak juga Walikota agar memfokuskan pembangunan pada hal esensial yang menjadi skala prioritas.

“WaliKota harus lebih serius dan konkrit dalam menata transportasi publik serta menata dan memberdayakan PKL,” pungkasnya. (AW).

Berita Terkait

Berikan Komentar