Tolak Dilikuidasi, Ratusan Karyawan PDJT Geruduk Balaikota Bogor
mediabogor.com, Bogor – Menolak dilikuidasi, ratusan karyawan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor, kembali menggeruduk Balaikota Bogor. Selain itu juga, kedatangan para karyawan ini menuntut agar gaji mereka dibayarkan, yang selama empat bulan belum dibayarakan.
“Aksi ini ujung dari hasil audensi antara Walikota, Direksi dan Badan Pengawas PDJT pada Rabu (25/4) kemarin. Kita sebetulnya ditunjuk 10 perwakilan karyawan, tapi pas datang kesini tidak ada diajak masuk ke dalam oleh Direksi. Namun, setelah dari Hotel Salak hasil keputusan Walikota dinyatakan memilih untuk membubarkan PDJT. Kami bingung, padahal usulan alternatif (likuidasi) diajukan direksi adalah pernyataan sepihak, kami sama sekali tidak dilibatkan dalam rapat untuk keberlangsungan PDJT,” ujar Koordinator Aksi Muhamad Reza, kepada awak media Jumat (28/4)
Maka sebab itu, Lanjut Reza, pihaknya datang ke Balaikota untuk meminta penjelasan langsung dari Bapak Bima Arya, terkait denga likuidasi PDJT. Sebab, likuidasi bukan langkah akhir, karena 150 karyawan masih ingin tetap bekerja.
“Lebih baik direksi saja yang mengundurkan diri karena tidak mampu mengusurus perusahaan, selama empat bulan ini kami tidak terima gaji, bus semua pada rusak. Kami berharap jangan dibubarkan PDJT,” ucap lainnya
Ditimpal karyawan lain, Gery Sahara, sebetulnya keterpurukan PDJT sempat terjadi dimasa sebelum Krisna Kuncahyo, namun perusahaan tetap berjalan, tidak seperti saat ini direksi seperti anak manja, apa-apa bilang kepada Wali kota.
Sekedar informasi, beberapa waktu lalu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi, mengusulkan tiga poin ke pemerintah Kota Bogor. Tiga poin usulan penyelesaian PDJT disampaikan kepada Wali Kota kemarin. Pertama, PDJT tetap beroperasi dengan syarat mencari alternatif pinjaman untuk menutupi sebagian gaji karyawan serta pembiayaan perawatan bis. Kedua, menghentikan operasi Trans Pakuan sementara dan mengalihkan PDJT pada pembentukan Perseroda. Ketiga, menghentikan Trans Pakuan dan melikuidasi PDJT dengan seluruh hak karyawan dicukupkan dari hasil lelang aset PDJT. (AW)
Berikan Komentar