PDAM Tirta Pakuan Cek Laporan Warga Intansari
Medibogor.com, BOGOR – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor merespon cepat laporan warga warga RT 3 RW 1 Kampung Intansari Kelurahan Harjasari Kecamatan Bogor Selatan yang menyampaikan gangguan pengaliran dalam waktu terakhir. Jumat siang (21/4), petugas Sub Bagian Pengaliran dan Jaringan memasang data logger di rumah Tita Ratna dan Irma Erika untuk mengetahui record tekanan air dalam 24 jam kedepan.
Berdasarkan laporan data logger, tekanan air di rumah Titamencapai 1,94 bar saat diperiksa. Menurut Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana, angka ini cukup tinggi untuk ukuran rumah tinggal type sederhana di daerah pemukiman.
“Setelah kita cek langsung, alhamudulillah airnya bagus. Tekanannya cukup tinggi, sehingga pelayanan air bersih di daerah Kampung Intansari dan sekitarnya masih tetap baik,” kata Syaban.
Syaban mengatakan, gangguan pengaliran di kediaman Tita disebabkan dampak pengejaan relokasi pipa HDPE 12” dan PVC 8” di daerah Rancamaya. Pria yang pernah menjabat Direktur Umum PDAM Kota Bogor ini mengakui, PDAM Kota Bogor masih melakukan pemulihan (recovery) sistem pengaliran akibat pemindahan pipa terdampak pembangunan Tol Bocimi tersebut.
“Sampai hari ini (21/4), teman-teman di lapangan masih melakukan pemantauan kondisi jaringan perpipaan yang masih sedikit terganggu akibat pengerjaan relokasi pekan lalu. Tapi cakupannya kecil, hanya sekitar 20 persen. Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan, kondisinya sudah mulai normal,” papar Syaban.
Sedangkan mengenai keluhan air tidak mengaliran pada jam-jam tertentu, terutama pada pagi dan sore hari, Syaban mengatakan kondisi tersebut akibat penggunaaan beban puncak. “Karena pada pagi atau sore hari pasokan air ke pelanggan terbagi-bagi. Semua orang membuka keran air untuk mandi, mencuci, memasak dan lain-lain.
Syaban menyarankan agar pelanggan menampung air di dalam bak penampungan pada siang atau malam hari, karena pada saat-saat itu tekanan air ke pelanggan cukup tinggi. “Sebaiknya pada siang hari, air ditampung untuk dapat digunakan pada sore hari. Dan kembali ditampung pada malam hari, untuk pemakaian pagi hari,” kata Syaban.
Syaban pun menyampaikan terima kasih atas masukan dan perhatian para pelanggan terhadap pelayanan serta kemajuan perusahaan. Baginya, kritik dan masukan dari para pelanggan sangat berarti bagi PDAM untuk terus meningkatkan pelayanan prima kepada pelanggan.
“Kami menyampaikan permohonan kepada para pelanggan, terutama di zona 1 atas terjadinya gangguan pelayanan pasca pengerjaan relokasi pipa di Rancamaya minggu lalu. Sampai sekarang, petugas di lapangan masih terua melakukan pemantauan dan mengeluarkan udara yang terjebak di dalam pipa yang menyebabkan pasokan air bersih sedikit terganggu,” kata Dirtek.
Sementara itu, Tita mengapresiasi atas respon cepat PDAM. Ibu satu anak ini berharap PDAM dapat terus meningkatkan pelayanannya. “Mudah-mudahan gangguan pengaliran akibat relokasi pipa di Rancamaya itu dapat segera teratasi. Sehingga air di rumah saya dan kakak saya (Irma Erika, di samping rumah Tita) bisa kembali normal,” harap Tita. (RF)
Berikan Komentar