
Bima Sebut Persoalan Drainase Karena Perkembangan Kota
mediabogor.com, Bogor – Permasalahan drainase yang berakibat bencama tidak hanya terjadi di Kota Bogor. Tapi di seluruh Kota Indonesia, Faktor utamanya adalah karena adanya perkembangan Kota yang sangat cepat. Oleh sebab itu harus ada perubahan sistem dari irigasi menuju urban drainase serta perlu adanya pembangunan yang sangat serius sehingga banjir .
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Sumber Daya Air di Kota Bogor di ruang Paseban Sri Bima Balaikota Bogor, Jumat (17/3).

Bima menyebut, permasalahan drainase terjadi di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Bogor dan Surabaya. Sementara itu, untuk pembangunan drainase dibutuhkan anggaran yang sangat besar. “Kota Bogor sendiri membutuhkan anggaran sekitar Rp.1 triliun, pelaksanaanya dicicil dan dilakukan secara bertahap,” kata Bima.
Bima menambahkan, anggaran yang besar ini bukan hanya untuk sekarang, tetapi jangka panjang. Namun hal itu dapat disiasati dengan melakukan kerjasama dengan Universitas atau pihak lainnya, terutama dalam hal pembiayaan master plan.
Dia mencontohkan kerjasama Pemkot Bogor, seperti pembuatan master plan penanganan sampah Kota Bogor yang tidak mengeluarkan uang dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD), tetapi anggarannya bantuan dari Jepang. “Begitupun untuk mempercepat master plan drainase ini, kami akan membicarakan lebih lanjut dengan pihak lain,” pungkasnya. (AW).
Berikan Komentar