SAMPBO Minta Pemerintah Pusat Mencopot Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan

Mediabogor.co, BOGOR – Perhimpunan Mahasiswa dan Pemuda Kota Bogor (SAMPBO) meminta pemerintah untuk mencopot jabatan PLT Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua SAMPBO, Muhamad Rahman, ia menilai, kinerja Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan dinyatakan gagal melanjutkan kepimpinan sebelumnya Ade Yasin dalam melanjutkan Progam Pancakarsa.
Menurut Muhamad Rahman, tentang  progam yang dilanjutkan itu sebenarnya malah gagal dan hanya membuat banyak masalah baru di bumi tegar beriman.
“Dalam kepemimpinan Iwan Setiawan selama menjadi Plt Bupati Bogor, SAMPBO menilai tidak memberikan dampak perubahan apapun, malah menjadikan Kabupaten Bogor kian menghadapi banyak masalah,” ujar dia, saat di temui wartawan, Selasa (11/04/23).
“Hal tersebut sebuah narasi yang berdasarkan hasil kajian teman-teman, bahwasannya Iwan Setiawan, sebagai Plt Bupati Bogor gagal melanjutkan Visi dan Misi dari Bupati Ade Yasin, yakni Pancakarsa,” Muhamad pun Rahman menambahkan.
SAMPBO juga  menilai tentang pergantian posisi Ade Yasin yang di gantikan oleh  Iwan Setiawan menjabat sebagai Plt Bupati Bogor. Semakin terlihat gagalnya  pelaksanaan Pancakarsa poin-poin  tersebut.
“Pertama, tidak meratanya pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan atau karsa Bogor cerdas. Kedua, semrautnya Pembangunan Fasilitas Kesehatan (RSUD Bogor Utara) atau Karsa Bogor Sehat,” ujarnya.
“Ketiga, diduga banyaknya komplotan mafia monopoli proyek pembangunan di Kabupaten Bogor yang berada di LHP BPK, lalu Keempat diduga maraknya praktek jual beli jabatan di lingkungan Pemda Kabupaten Bogor,” ungkapnya
Lanjutnya, ia jugs meminta evaluasi terkait Program Sanusade yang diduga berjalan tanpa adanya payung hukum yang jelas dan condong ke arah praktek KKN dan politis, serta maraknya kekosongan jabatan SKPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, hingga terlambatnya penyaluran dana desa, sehingga menjadikan suatu problem satuan perangkat desa se-Kabupaten Bogor.
Berdasarkan hasil kajian tersebut, SAMPBO akan menggelar aksi di depan gedung Kementerian Dalam Negeri, pada Jum’at 14 April 2023.
Dengan tuntutan:
1. Mendesak Mendagri untuk segera evaluasi kinerja Plt Bupati Bogor.
2. Mendesak Mendagri Untuk Berhentikan Plt Bupati Bogor.
3. Mendesak Mendagri Untuk Segera Menunjuk PJ Bupati Bogor.
4. Meminta Mendagri Untuk Melakukan Pengawasan Ketat Terhadap Jalannya Pemerintahan Kabupaten Bogor.
SAMPBO pun juga berharap Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dapat melihat secara terbuka, untuk dapat mengevaluasi kinerja dan mengamini tuntutan Satuan Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Bogor (SAMPBO).
(Tiara)

Berita Terkait

Berikan Komentar