BKPN Bangun Program Dapur Pangan Bergizi dan Aman Selama Enam Hari
Mediabogor.co, CIANJUR – Badan Ketahanan Pangan Nasional mendorong kebangkitan ekonomi bagi warga yang terkena dampak bencana di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Badan Ketahanan Pangan Nasional (BKPN) melakukan program dapur pangan Beragam selama enam hari, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di empat desa terdampak di Kecamatan Cugenang Cianjur. Setiap harinya sekitar 3.000 paket makanan segar yang terdiri dari nasi, sayuran dan lauk pauk dibagikan kepada warga pengungsi.
Dapur pangan B2SA ini dibuat di empat desa di Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Cianjur, salah satunya di Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang. Dapur umum yang dikelola oleh para ibu ibu pengungsi bencana gempa ini setiap harinya membuat paket makanan segar berupa nasi, sayuran dan lauk pauk untuk dibagikan secara gratis kepada ribuan pengungsi di Kecamatan Cugenang.
Berbeda dengan paket bantuan pada umumnya yang biasa menggunakan makanan cepat saji berupa mie instan, makanan yang disediakan di dapur pangan ini terdiri dari makanan sehat ala rumahan berupa nasi, sayuran dan lauk pauk.
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bantuan pangan ini merupakan kerjasama para pengungsi bersama badan pangan dan sekolah perusahaan di bidang makanan sehat. Teknisnya BKPN bersama rekanan menyediakan bahan makanan dan kemudian diolah oleh para pengungsi untuk dibagikan bersama.
“Jadi bantuan ini sekaligus healing dimana para ibu-ibu diberdayakan di dapur umum untuk bekerja membuat paket makan. Setiap hari 3.000 paket makanan, agar mereka juga tidak jenuh di pengungsian,” ungkap Arief.
Paket makanan B2SA ini juga menjawab keluhan dari para pengungsi yang setiap harinya makan makanan cepat saji mie instan. Karena makanan yang disediakan merupakan makanan rumahan seperti nasi, sayuran dan lauk pauk tempe maupun ayam, bahkan dalam paket bantuan ini juga dibuatkan jus buah yang merupakan hasil produksi sendiri.
“Sekalian kita juga mengedukasi agar bantuan yang diberikan benar benar sehat untuk dikonsumsi,” lanjutnya.
Pemberdayaan warga di lokasi bencana ini juga merupakan cara untuk mendorong kebangkitan ekonomi di wilayah daerah terdampak, karena sebagian besar mbahan makanan dihasilkan oleh warga Cianjur sendiri. Bahan makanan seperti beras, sayuran dan ayam dibeli dari hasil pertanian di wilayah Cugenang dan Pacet.
“Sekaligus bantuan ini mendorong bangkitknya usaha dan ekonomi di wilayah terdampak, efeknya warga akan cepat bangkit mandiri,” lanjutnya,”tuturnya. ( Agil).
Berikan Komentar