Tinjau Lokasi Banjir Lumpur, Bima Arya : Kita Minta Kontraktor Bertanggung Jawab

Mediabogor.co, BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya meninjau lokasi bencana banjir lumpur yang menimpa delapan rumah warga yang terjadi di Kampung Margabhakti RT 001/002, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Senin (22/8) kemarin. 
 
Walikota Bogor Bima Arya meminta untuk anggaran perbaikan rumah warga Kampung Margabhakti pasca banjir lumpur, ditanggung oleh PT Suryamas selaku pengembang Perumahan Rancamaya.
 
“Sejauh ini masih dibantu oleh Suryamas, kecuali nanti apabila ada kebutuhan-kebutuhan lain yang bisa dianggarkan melalui BTT (Bantuan Tak Terduga), kita lihat nanti. Tapi sejauh ini masih bisa ditanggulangi oleh Suryamas, karena kan rumah (warga) ini tidak ada yang roboh atau apa ya, hanya membutuhkan pembersihan-pembersihan saja,” kata Bima Arya kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).
 
Pasca banjir lumpur, pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap 11 keluarga dari 8 rumah yang terkena dampak dari kejadian ini. “Jadi semua (korban) sudah bergeser ke lokasi yang lebih aman, sambil (lokasi) ini dibersihkan,” katanya. 
 
Pemkot Bogor akan mengalokasikan bantuan berupa kasur, pakaian, makanan hingga peralatan dapur yang diperlukan selama Kampung Margabhakti dinormalkan kembali. “Dan disini juga ada dari PT Suryamas, saya meminta untuk memberikan atensinya disini, intinya agar (bencana) tidak terjadi lagi,” ujar Bima. 
 
“Jadi ada intervensi fisik yang saya kira diperlukan untuk memastikan saluran air normal kembali, karena sepertinya ada yang terdampak dari kegiatan yang dilakukan Suryamas, sehingga airnya tidak lancar mengalir dan menyerap, akhirnya menimbulkan longsor disini,” sambung Bima. 
 
Bima juga meminta aparatur wilayah hingga BPBD Kota Bogor untuk terus memantau Kampung Margabhakti agar jangan sampai kejadian banjir lumpur terulang kembali. “Saya minta ke pak Camat, Lurah, BPBD apabila kemudian curah hujan tinggi, tetap dipantau disini, jangan sampai ini terjadi berulang lagi,” tegasnya. 
 
Sementara itu, perwakilan PT Suryamas Rancamaya melalui Enginering Infrastruktur Perumahan, Arif Wijatmoko mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Kelurahan untuk mengatasi masalah tersebut. 
 
“Akan ada dispensasi untuk diperbaiki, dan saat ini tim kita masih bantu pembersihan 20-30 orang. Dan dalam penanganan pertama emergency pun, kita kirim tenaga kerja buat pembersihan, termasuk nasi bungkus sampai hari ini masih dikirim juga,” singkatnya. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar