Popok Bayi Hingga Celana Ditemukan di Toilet Alun-alun Kota Bogor
Mediabogor.co, BOGOR – Alun – Alun Kota Bogor yang setiap harinya selalu ramai di kunjungi warga meninggalkan kesan yang buruk. Sejumlah fasilitas umum yang digunakan pengunjung di Alun – Alun Kota Bogor Rusak.
Kabid Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Irfan Zacky Faizal, menjelaskan, kondisi toilet yang rusak, pihaknya berkoordinasi dengan UPTD Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengecek saluran pembuangan yang dikeluhkan karena tersendat.
“Sudah dilakukan pengecekan saluran pembuangan kamar mandi, dan didapati banyak sampah yang sengaja dibuang oleh masyarakat,” kata Irfan Zacky, Senin (25/7/2022).
Pihaknya pun menemukan sampah plastik, popok bayi, pembalut, bahkan petugas mendapati celana dalam di dalam saluran pembuangan pada toilet yang ada di Alun-alun Kota Bogor.
“Sekarang sudah tidak mampet lagi saluran pembuangan Wc-nya,” katanya.
Toilet duduk yang rusak. Ia menduga kerusakan tersebut karena salah penggunaan toilet oleh para pengunjung.
“Wc duduk yang harusnya didudukin ini dijongkokin, wajar aja patah. Seharusnya toilet duduk disiapkan untuk difabel, makanya difasiltas umum itu kami menyiapkan dua, karena yang duduk itu misal digunakan untuk yang memakai kursi roda,” jelasnya.
Akibat kerusakan toilet tersebut menjadi bahan evaluasi, pihaknya juga akan memberikan imbauan kepada pengunjung agar lebih peduli menjaga taman.
“Kami siapkan juga bak sampah di dalam kamar mandi, agar masyarakat tidak membuang sampah ke saluran,” imbuhnya.
Sebelumnya, Belum genap setahun sejak di resmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Wali Kota Bogor Bima Arya pada Desember silam. Namun beberapa fasilitas umum Alun-alun Kota Bogor yang terintegrasi dengan Stasiun Bogor dan Masjid Agung mulai mengalami kerusakan.
Kerusakan terlihat di area toilet. Mulai dari wc yang tidak dapat digunakan, bagian wc duduk yang mengalami patah, juga banyak pengunjung yang sengaja membuang tisu di area toilet tersebut. Bahkan gagang keran wastafel di Alun-alun Kota Bogor juga mengalami patah.
“Terakhir pas kesitu buangan air macet. Jadi genangan di dalam kamar mandi,” ungkap warga
Warga juga mempertanyakan keberadaan petugas park ranger atau penjaga Alun-alun menyebabkan kerusakan di area toilet tersebut.
“Awalnya saja booming, kesininya dibiarin. Kalau boleh saran buat toiletnya yang kuat baik pintu, tempat cuci tangan dam lain-lain. Gak apa-apa berbayar juga asalkan terawat,” ujar Samudra.
Menanggapi hal itu, Kabid Keanekaragaman Hayati pada Disperumkim Kota Bogor, Irfan Zacky Faizal tak membantah adanya kerusakan yang terjadi pada toilet tersebut.
“Sudah beberapa kali sebenarnya dibersihkan. Tapi Banyak pengunjung yang buang tisu, pembalut, dan lain-lain di wc,” katanya.
Menurut Irfan, kurang kepedulian warga terhadap fasilitas umum menjadi penyebab kerusakan toilet di Alun-alun Kota Bogor. Karena lanjut Irfan, Alun-alun Kota Bogor masih menjadi salah satu tempat yang kerap dikunjungi masyarakat.
“Dulu waktu masih pake barcode setiap weekend bisa 3.000 orang. Kita akan lakukan perawatan dalam waktu dekat ini,” tandasnya.
Diketahui, pembangunan Alun Alun Kota Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp13,6 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Pembangunan Alun Alun tersebutn selesai pada akhir Desember 2021. (Andi)
Berikan Komentar