Diserang Hama, Petani Cabai di Bogor Gagal Panen

Mediabogor.co, BOGOR – Sejumlah petani cabai di Kampung Sumurwangi, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor gagal panen akibat serangan hama patek. Para petani pun mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Dampak gagal panen ini pun dirasakan seorang petani Riadul Muslim, ia mengaku seharusnya dalam dua minggu ini para petani cabai di Kampung Sumurwangi bisa memanen sebanyak 7 kwintal. Namun, dari 7.000 tanaman cabai yang ditanam, sekitar 3.500 tanaman gagal dipanen karena busuk.

“Seharusnya kita dua minggu itu bisa menghasilkan sekitar 7 kwintal. Karena kita mendapatkan serangan hama patek, 3.500 pohonnya (tanaman) sudah kita cabut,” kata Riadul kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Kerugian gagal panen ini bukan hanya dialami petani cabai di Kampung Sumurwangi saja. Tetapi Di beberapa komunitas petani lainnya juga mengalami hal serupa.

Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah dapat membantu para petani, atau ada semacam solusi dari orang-orang ahli untuk membasmi hama patek ini.

“Prediksi kami ini bisa lama kalau tidak ada solusinya. Kalau kita disini hanya sebatas punya pengalaman, ilmunya sedikit dan bisnis,” jelasnya.

Kondisi saat ini kata dia sudah sangat-sangat memprihatinkan bagi para petani. Apalagi, gagal panen terjadi di tengah harga cabai sedang tinggi. Seperti di Pasar Induk bisa mencapai Rp75 ribu perkg dan pasar lainnya bisa mencapai Rp100 ribu perkgnya.

“Perkiraan kalau dipresentase bisa rugi sampai puluhan juta. Solusinya, yang lahan 3.500 cabai yang sudah dicabut kita alihkan ke tanaman lain, ada paria sama mentimun,” tukasnya.(andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar