Cingcau Indah di Bulan Ramadhan Mengalami Penurunan 50 Persen
Mediabogor.co, BOGOR – Hari ketiga di bulan suci Ramadan, industri cincau Indah cingcau milik Dede Sumantri yang terletak di Kampung Pasir Ipis RT 15/4, Desa Situ daun, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini mengalami penurunan 50 persen.
“Tidak seperti Ramadan kemarin bisa mencapai 400/500 blek perhari sehingga permintaan berlipat-lipat,”ungkap Dede Sumantri kepada Mediabogor.co, Selasa (05/04/2022).
Ia mengatakan, Industri rumahan yang mulai produksi 10 tahun, hanya bisa memproduksi 200 blek setiap hari sejak awal bulan puasa.
“Peningkatannya banyak sekali sejak awal puasa kemarin, sampai 200 blek per hari,” ujar Dede sumantri.
Setiap blek dengan berat sekitar 20 kilogram dijual dengan harga Rp 50 ribu. Namun demikian, Dede sumantri tidak pernah menjual dengan sistem ditimbang, melainkan satuan blek.
Blek sendiri adalah kotak dari seng yang biasa digunakan sebagai tempat kerupuk. Dede secara turun temurun menggunakannya sebagai cetakan sekaligus satuan jual.
Sementara saat menjual eceran, cukup membagi-bagi berdasarnya besarannya yang menentukan harga. Tetapi memang harga eceran jatuhnya lebih mahal dibandingkan harga satu blek.
Cincau produksinya diambil oleh para pedagang. Kemudian dijual kembali di sejumlah pasar tradisional seperti pasar Leuwiliang, Pasar Ciampea, pasar Anyar, dan luar kota sampai sukabumi.
“Pembelian bisa di antar lagsung kelokasi, bayar di tempat dan bagi pemesanan bisa di agar minimal 50 blek di antar sampai tujuan,”paparnya.
Penurunan permintaan saat Ramadan sudah diprediksi karena bahan produksi naik di tahun ini sebelumnya oleh Dede sumantri karena memang terjadi setiap tahun. Ia pun di bantu 4 orang karyawan untuk mengejar jumlah produksi sehari 200 blek,”katanya.
Produksi dilakukan mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB secara terus menerus. Bahkan tidak jarang karyawannya melanjutkannya hingga waktu saur dini hari.
“Karena butuh waktu panjang, merebusnya saja sekitar 4 jam, harus benar-benar lunak,” katanya. ( Agil
Berikan Komentar