Hari Pertama Ganjil Genap, Ade Yasin Akui Volume Kendaraan Turun

Mediabogor.co, BOGOR – Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin mengaku adanya penurunan volume kendaraan di hari pertama percobaan ganjil genap di Jalur Puncak.

“Wisatawan dan masyarakat pun mungkin sudah pada tahu (ganjil genap), sehingga hari ini volume kendaraan tidak terlalu banyak, sampai malam ini masih dilakukan sistem ganjil genap,” kata Ade Yasin, Sabtu (4/9)

Bupati Bogor juga mengaku belum ditemukan adanya kendala pada keberlangsungan percobaan ganjil genap itu yang direncakan akan dilakukan selama dua pekan kedepan.

Selain itu, dia menyebut, pemberlakuan ganjil genap ini tidak sepenuhnya kategori kendaraan diputar balik, ada beberapa pengecualian untuk kendaraan-kendaraan bisa melewati ganjil genap tersebut.

“Adapun pengecualian itu berlaku untuk armada pamadam kebakaran (damkar), ambulans, tenaga medis, kendaraan dinas TNI-Polri, angkutan umum, angkutan online, serta angkutan logistik,”kata dia.

“Tidak ada kendala, karena sosialisasi dilakukan, sambil uji coba sosialisasi terus berjalan dan juga ada yang boleh lewat beberapa jenis kendaraan,” kata Ade Yasin.

Sementara, Kapolres Bogor menyebutkan bahwa penerapan ganjil genap tersebut berhasil menekan volume kendaraan di Jalur Puncak dan Sentul hingga 30 persen.

“20-30 persen turun (volume kendaraan),” kata Harun saat dihubungi.

Ia menyebutkan bahwa sedikitnya ada tujuh titik yang menjadi lokasi pemeriksaan kendaraan pada pelaksanaan uji coba sistem ganjil genap.

Tujuh titik pemeriksaan tersebut yaitu, pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan, dan dua lokasi di Kawasan Sentul.

Harun mengatakan, penerapan ganjil genap dikawal langsung oleh 300 personel gabungan. Personel gabungan tersebut terdiri dari anggota Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta TNI-Polri. (Mug)

Berita Terkait

Berikan Komentar