Masih Pandemi, Pedagang Bendera Musiman di Kota Bogor Keluhkan Sepi Pembeli
Mediabogor.co, BOGOR – Menjelang hari Kemerdekaan Republik indonesia yang ke-76, sejumlah pedagang bendera musiman di Kota Bogor mulai bermunculan berjejer diruas jalan protokol. Para pedagang bendera ini mengeluhkan sepinya pembeli.
Andri salah satu pedagang bendera musiman di Kota Bogor mengatakan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dirinya mampu meraup keuntungan ratusan ribu rupiah dari hasil penjualan bendera merah putih selama sebulan.
“Tahun-tahun sebelumnya, sehari biasanya dapat Rp800 sampe 900 ribu. Tapi sekarang mah susah,” kata Andri kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).

Andri bersama pedagang bendera musiman lainnya memanfaatkan trotoar di Jalan Sudirman untuk menjajakan barang dagangannya selama 24 jam.
Pria asal Cirebon Jawa Barat ini telah lama berjualan bendera bersama saudaranya yang berjualan yang sama. Ia mengaku berjualan bendera dan umbul-umbul jelang hari kemerdekaan setahun sekali.
“Penjualan ya kurang, sepi, biasanya rame sekarang mah sepi ga laku. PPKM diperpanjang iya lumayan menurun,”keluh dia.
“Biasanya sehari laku 15 sampe 20 bendera yang terjual, sekarang mah 5 aja belum terjual,”sambung Andri
Andri menyebut harga bendera dan umbul-umbul yang dijual hargnya bervariasi mulai dari Rp25 ribu hingga Rp100 ribu per lembarnya.
Hal senada juga di ungkapan Adi pedagang bendera. Ia mengaku penjualan bendera tahun ini sepi pembeli berbeda dengan tahun lalu selalu ramai pembeli.
“Ramenya tahun lalu, sekarang mah sepi. Tahun kemarin ya agak rame lah, ya tahun ini susah orang nyari duit. PPKM diperpanjang, jadi orang cari duit susah,” ungkap dia.
“Iya paling dapat kelebihan ga banyak, ga kaya tahun kemarin lah. Ya kurang lebih 3 keatas lah kalau lagi rame. Kalau sekarang ya turun buat makan aja susah,”tegasnya. (Andi)
Berikan Komentar