Kantor Pusat Kesehatan Pembantu Cihideung Ilir Terbengkalai
Mediabogor.co, BOGOR – Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, terbengkalai keberadaanya sejak tahun 2011, setelah diresmikan.
Padahal pelayanan kesehatan untuk warga Cihideung ilir sangat di diperlukan guna memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Terlihat kondisi bangunan fasilitas kesehatan itu terbilang mengerikan, banyak rumput liar tumbuh di halaman Pustu tersebut, selain itu banyak obat obatan yang di kemas dalam kardus berwarna coklat yang di susun rapi secara meningkat.
Bahkan warga juga sering membersihkan, namun terlalu sering membersihkan, sehingga menjadi bosan.
Padahal warga sekitar meminta Pustu tersebut diminta untuk diaktifkan lagi.
Kepala Desa Cihideung Ilir Ilman membenarkan, keberadaan Pustu tersebut, bahkan menyayangkan kondisinya saat ini yang tidak terurus. Bahwa warga sekita pun jika membutuhkan kesehatan terpaksa harus ke desa tetangga yang terbilang sangat jauh.
“Pertimbangan saya itu, sangat disayangkan bangunan tersebut terbengkalai dan pelayanan kesehatan di Cihideung ilir ya harus ke puskesmas Cihideung udik yang jaraknya cukup jauh,” ujar kepala Desa Ilman saat di hubungi, pada. Munggu (8/8/2021).
Dirinya juga sering mengusulkan setiap minggon dan Musrenbang Kecamatan. Namun, terdapat jawaban dari pihak puskesmas Tenaga Kesehatan yang tidak ada.
“Ada usulan dari warga ingin di aktifkan kembali, sering saya usulkan di Rapat minggon maupun Musrenbang. Namun, terdapat jawaban dari pihak puskesmas tenaga kesehatan yang tidak ada dan tidak mencukupi, itu kewenangan dinas kesehatan karena itu aset dinas,” tuturnya.
Sementara itu, Bidan Dewi Intan Permatasari mengakui, Pustu Cihideung Ilir sementara dinonaktifkan terlebih dahulu karena tidak ada sumber daya manusia (SDM).
“Kami pihak Puskesmas melalui Kepala Puskesmas sudah melaporkan hal ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Sebelumnya pihak RT kata dia meminta ke pihak puskesmas untuk menjadikan Pustu itu sebagai tempat kegiatan sosial.
“Kami memberikan untuk sementara ini dipakai sebagai tempat kegiatan sosial, hanya saja dikarenakan masa pandemi ini maka kegiatan tersebut belum terealisasikan,” pungkasnya. (Agil).
Berikan Komentar