Alhamdulillah, Jembatan ke Arah Mekarwangi Cilebut Dalam Perbaikan

Mediabogor.co, BOGOR- Warga Kampung Setu Asem, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya jembatan arah Mekarwangi-Cilebut yang mengalami longsor cukup lama, kini sudah dilakukan pembangunannya oleh pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Hari ini saya sedang monitoring pembangunan jembatan di RW 14 Setu Asem dan Insyaallah akan berjalan dengan lancar sesuai yang di jadwalkan selama pembangunan disini,”ungkap Arif Rusdiman, Lurah Mekarwangi

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan dan Kebina¬margaan Dinas PUPR Kota Bogor, Dadan Hamdani menyatakan, pihaknya menargetkan 120 hari kalender, sekitar 4 bulan dari tanggal 4 Juni yang akan berakhir atau rampung di sekitar 1 Oktober 2021.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan, karena itu kan dari dulu banget ini harus sudah cepat selesai,” kata Dadan saat di temui Mediabogor.co, Selasa (15/6/21).

Selain itu menurut Dadan, dalam pengerjaannya terkendala di lokasi tersebut banyak mobilitas jaringan mulai dari saluran air PDAM Tirta Pakuan, PLN Kota Bogor hingga Telkom. Sehingga, harus di sterilkan terlebih dahulu.

“Kiita pun sudah berkoordinsikan kepada pihak terkait agar menggeserkan jaringannya dahulu,”beber dia.

“Dalam pengerjaannya pun kita harus menggunkan alat berat seperti menggali kedalaman menggunakan Beko itu yang kita kuatirkan mengganggu ke jaringan tersebut,”bebernya.

Namun ada juga beberapa rumah warga yang jaraknya dekat dengan lokasi pembangunan ini,”Kita akan koordinasikan ke pihak BPBD untuk di reloksikan terlebih dahulu, karena memang rumah di kanan-kiri ini sudah mulai terkikis atau tergerus di harapkan semuanya,” jelasnya.

Perlu diketahui lanjut Dadan, untuk pembangun ini akan bangun juga bak kontrol yang fungsinya akan mengontrol aliran air dari dua sungai yang melintasi lokasi tersebut.

“Adapun kita akan membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di samping rumah warga, jembatan dan jalan,”ucap dia.

“Nah untuk anggrannya, kalau yang dianggarkan di Pagu anggaran itu sekitar 3,5 Milyar. Namun karena ini masuknya di pengadaan dalurat jadi sistemnya itu secara program Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) No.13-2018, itu kita kerjakan dahulu nanti kontraknya belakangan dan ada audit Ekspetorat mulai kewajaran harga pelaksanaan dan lainya ini kita masih koordinasi dengan pihak Ekspetorat dan BPKAD Kota Bogor dan lain-lainya,karena ini masih baru yah jadi saya harus banyak berkoordinasi tkutnya melanggar aturan,” pungkas Dadan. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar