Cincau Hitam Asal Tenjolaya Kebanjiran Orderan Selama Bulan Ramadan
Mediabogor.co, BOGOR – Produsen cincau hitam asal Desa Tapos 1 Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kebanjiran order selama bulan suci Ramadan meskipun saat ini masih kondisi pandemi Covid-19.
“Permintaan di bulan Ramadan ini seharinya mencapai 10 sampai 15 juta,” ungkap Dede Sumantri pengusaha muda yang menggeluti produsen Cingcau hitam ini warisan keluarga yang sudah berjalan selama 5 tahun, Minggu (18/04/2021).
“Jadi ada peningkatan hampir 100 persen, walaupun di masa pandemi tetap permintaan cincau hitam ini terus bertambah,”paparnya.
Namun, kata dia, sebelum ada pandemi Covid-19 permintaan cincau sangat banyak sampai kewalahan.
“Untuk pemasaran sendiri kita kirim ke beberapa pasar tradisional yang ada di wilayah Bogor sampai ke sukabumi,”ujarnya.

Dia menjelaskan bagaimana awal mula cincau hitam tersebut. Proses pengambilannya dari kebun yaitu, pengaritan, di keringkan selama 3 hari bilamana daun sudah kering lalu di bawa ke proses pencacakkan dan di pres.
“Setelah di cacak kita juga di jual dalam bentuk bahan mentah kita juga kirim ke luar daerah dan luar negara seperti Bangka Belitung hingga negaea China dan selebihnya kita produsen pembuatan cincau hitam,”paparnya
Dari proses pencacakkan, kata dia, proses ketahap selanjutnya yaitu perebusan selama 2 jam setelah di rebus di blender agar daun cincau halus dan di campur dengan tepung tapioka lanjut ke penyaringan setelah di saring dimasukan ke drum dalam proses pendinginan lalu masukkan ke kaleng kotak untuk pencetakan.
“Manfaat cincau ini dapat melancarkan pencernaan dan panas dalam,”tegasnya.
Dia mengharapkan, semoga produsen cincau hitam yang ada di Kecamatan Tenjolaya semakin di minati dan odernya semakin bertambah. (Aqil)
Berikan Komentar