
Bima Redam Petugas DLLAJ yang Ancam Berhenti Kerja Karena Takut Saber Pungli
Mediabogor.com, Bogor- Paska penangkapan sejumlah orang, termasuk para petugas dan staf di Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor akibat dugaan pungli, membuat sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Bogor tidak nyaman. Pasalnya, kinerja Tim Saber Pungli membuat paranoid para PNS di Pemkot Bogor. Akhirnya, sejumlah petugas dan staf di DLLAJ Kota Bogor bidang pengujian KIR dan petugas parkir, mengancam akan mengundurkan diri, Senin (14/16) siang.
Menanggapi hal demikian, Walikota Bogor, Bima Arya langsung mendatangi kantor DLLAJ di Jalan Raya Tajur dan memimpin apel bersama, yang dihadiri seluruh petugas dan staf. Dalam kesempatan itu, dilakukan juga dialog dengan petugas maupun staf. “Kami tidak nyaman bekerja sejak adanya ramai ramai soal tim Saber Pungli yang menangkap petugas. Kita sudah bekerja benar dan sesuai dengan aturan, tapi masih saja menjadi incaran tim Saber Pungli,” ujar petugas DLLAJ kepada Walikota.
Bima Arya mengatakan, agar semua petugas DLLAJ bisa bekerja dengan tenang, karena peraturan dari Pemerintah Pusat tersebut merupakan bentuk pemerintahan yang bersih. “Pungli bisa menggangu sistem yang ada dan aturan menjadi tidak berjalan. Punya komitmen yang sama dan kuat kedepan tidak ada lagi praktik pungli lagi. Kita minta kepada semuanya untuk tenang dalam bekerja, jangan takut dengan adanya pungli, jangan galau juga ketika ada petugas dari tim saber pungli datang. Ketika kita sudah benar dan sesuai peraturan menjalankan tugas, maka tidak perlu takut oleh apapun,” kata Bima pada awak media.
Dia memberikan jaminan, jika tidak salah dan betul betul melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada niat pungli dan fokus saja bekerja, dia juga akan melindungi jajaran DLLAJ. “Kami ingin Kota Bogor sukses program prioritasnya dengan DLLAJ yang solid. Spiritnya sama ingin Kota Bogor tidak macet. Jangan pantang semangat dan mari kita tunjukan bisa berkordinasi dengan baik dan solid,” jelas Bima.
Bima melanjutkan, keberadaan tim Saber Pungli di Kota Bogor harus didukung penuh, karena hal ini juga momentum memperbaiki sistem di semua lini dan sektor. Karena ketika sistem dirusak dan dibiarkan, maka harus segera dibenahi. “Jadi penangkapan soal pungli ini harus jelas agar tidak menimbulkan tindakan hukum yang tidak bersalah. Saya akan langsung berkordinasi dengan Polresta Bogor Kota, karena selama ini kordinasi yang dilakukan mereka ketika sudah dilakukan penangkapan atau OTT. Kalau sudah sesuai dengan aturan, maka semua karyawan di DLLAJ tidak usah takut menghadapi tim sabe pungli, tapi soal kejelasan aturan, komunikasi kepada Muspida, dan setiap ada personil dilapangan yang tertangkap soal pungli harus di respon cepat,” tegas politis PAN itu.
Bima juga menyampaikan, bahwa harapan semua warga agar Kota Bogor bisa menjadi lebih baik dalam hal transportasi. “Transportasi ini jadi program prioritas, dan banyak aspek, termasuk konsep rencana pelaksanaan kordinasi yang memang bukan hal yang mudah. Apapun konsepnya bagaimanapun rencananya tidak akan mungkin dijalankan tapi ada solidaritas kebersamaan dan persatuan tidak jalan sendiri-sendiri semua satu komando,” tutupnya.(ut).
Berikan Komentar