Penyintas Boleh Divaksin Covid -19, Bima Arya Siap Ikuti Pada Tahap Kedua

Mediabogor.co, BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto siap menerima vaksinasi covid-19 tahap II. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang ketentuan penyuntikan vaksin corona terhadap lansia, pemilik komorbid, ibu menyusui dan penyintas.

“Saya siap dari awal, karena kemarin tidak boleh,” kata Bima, kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Meski begitu, pihaknya masih harus menunggu pemeriksaan dari tim dokter. Jika diperbolehkan, dirinya siap menerima vaksin covid-19 di tahap II.

“Nanti kan dicek lagi keseluruhan kalau dokter menyatakan boleh ya saya siap,” ungkap Bima.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan saat ini sasaran tenaga kesehatan sesuai yang terdata di Sistem Informasi SDM Kesehatan berjumlah 10.772 dan yang sudah register 10.742 atau sudah 99,72 persen.

Tenaga kesehatan yang sudah di suntik berjumlah 8.276 atau 76,83 persen, sementara 2.296 atau 21,37 persen gagal di vaksin karena eksklusi (penyintas, ibu hamil, ibu menyusui, komorbid dan lansia).

“Dalam surat edaran Kemenkes terbaru penyintas Covid-19 lebih dari tiga bulan, komorbid terkontrol, ibu menyusui dan lansia boleh diberikan,” ucap Retno.

Ia menambahkan, dalam waktu satu pekan ini pihaknya akan menindaklanjuti dengan mendata kembali 2.296 tenaga kesehatan tersebut untuk di skrining sehingga bisa diberikan vaksinasi.

“Kemarin Kota Bogor kan dapat 9.150 dosis vaksin, ada sisa 884 dosis vaksin. 884 dosis vaksin ini akan kami optimalkan untuk selesaikan sasaran satu nakes yang 2.256 tidak bisa di vaksin, di skrining lagi sesuai dengan ketentuannya yakni penyintas Covid-19 lebih dari tiga bulan, komorbid yang terkontrol,” jelasnya.

Setelah tenaga kesehatan selesai di vaksinasi semua, akan masuk di sasaran tahap II . Saat ini sedang mendata sasaran tahap II untuk lansia, pendidik, pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, keamanan dan lainnya.

“Data ada yang sudah masuk tapi belum lengkap, hari ini akan difinalisasi. Baru 14.210,” terangnya.

Namun sampai saat ini belum ada informasi dari Kemenkes kapan dosis vaksin tahap II. Namun yang terpenting menyelesaikan tahap I dan pendataan vaksinasi tahap II harus sudah masuk pekan ini sehingga pada Maret sudah bisa vaksinasi.

“Pak Wali Kota sudah bisa di vaksin di tahap II. Dan untuk jumlah vaksin yang diterima mudah-mudahan sesuai usulan Kota Bogor mungkin sekitar 16 ribuan kalau data sudah masuk semua,” pungkasnya. (Zian)

Berita Terkait

Berikan Komentar