LPKBU Desak Kadinsos Kabupaten Bogor Ganti TKSK Ciampea
Mediabogor.co, BOGOR – Haidy Arsyad Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Bhayangkara Utama (LPKBU), mendesak Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk mengganti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ciampea.
“Ada sejumlah alasan sehingga TKSK Ciampea layak untuk diganti,” ujarnya, Minggu (14/02/2021).
Ia mengatakan, jika merujuk pada Permensos No.28 Tahun 2018, disebutkan tugas dan fungsi TKSK termasuk batasan umur seorang TKSK 60 Tahun, untuk usulan TKSK baru Maksimal 35 tahun, berasal dari unsur Karang Taruna atau Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM).
Disamping itu, kata dia, TKSK Ciampea tidak mampu menjalankan peran dan fungsinya sebagai motivator, dinamisator, inovator dan evaluator penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Wilayah Kecamatan Ciampea.
“Salah satunya terkait data penerima bansos yang disuguhkan carut marut,”kata Haidy kepada wartawan. (14/2/2021).
Lebih lanjut, Haidy mengatakan, semua yang terlibat dalam pendataan penerima bantuan harus teliti. Sebab, tidak sedikit warga yang mampu justru menerima bantuan. Sementara yang benar-benar membutuhkan bantuan terlewat.
“Sangat menyayangkan bahwa ternyata para TKSK di bawah, banyak yang tidak profesional dalam bekerja sesuai tupoksinya,” katanya.
Tak hanya itu, Ia menduga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) banyak yang bermain dalam proses penyaluran bantuan dari supplier sampai ke e-warong. Oleh karena itu, dia mendesak agar TKSK yang tidak profesional segera diganti.
“Mereka digaji kok. Tapi ini yang saya lihat mereka malah sibuk ngurusin penyalur agen dan e-warong. Bahkan benar adanya, ada beberapa data yang saya pegang bahwa TKSK ikut terlibat dalam penyaluran BPNT. Ini kan sangat disayangkan,” jelas Haidy.
Masih menurut Haidy dalam pengelolaan BPNT yang sekarang program sembako adanya dugaan pengarahan dari TKSK kepada Agen E-Warong untuk bekerjasama dengan supplier tertentu. Padahal jelas dalam Pedum Program Sembako tidak diperbolehkan.
“Dalam ketentuan tersebut tidak ada yang menyebutkan bahwa TKSK memfasilitasi, mengarahkan, dan mengatur e-warong untuk bekerjasama dengan supplier tertentu,” jelasnya.
Sementara itu, Wiwi Widaningsih TKSK Ciampea saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, menurut dirinya sudah menjalankan fungsinya sebagai TKSK.
“Saya sudah menjalankan fungsi sesuai Pedum untuk agen domain ada di Himbara,”singkatnya. ( Agil).
Berikan Komentar