Ratusan Nakes di Kabupaten Bogor Gagal Divaksin karena Terpapar Covid-19
Mediabogor.co, BOGOR – Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr Dedi Syarif mengatakan, Sekitar 650 tenaga kesehatan (Nakes) lebih di Kabupaten Bogor, dipastikan tidak bisa mendapatkan vaksinasi karena terkonfirmasi positif Covid-19.
“Sejauh ini ada sekitar 650 nakes yang terkonfirmasi positif covid-19. Secara otomatis mereka tidak bisa menerima vaksin, karena mereka adalah penyintas (orang yang sembuh dari covid-19). Tapi tetap, kuota kosong ini akan diisi oleh nakes lainnya,” katanya, Senin (08/02/2021).
Nantinya kuota vaksin covid-19 tersebut, bakal diperuntukkan bagi nakes yang bertugas di luar fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Seperti klinik mandiri hingga rumah sakit swasta rujukan covid-19.
“Saat ada nakes kita positif covid-19, atau tidak lolos fase screening vaksin covid-19, nantinya akan kami ganti dengan nakes dari luar. Seperti nakes klinik dan nakes rumah sakit swasta. Tapi tetap nakesnya harus yang menangani covid-19,” ucapnya.
Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, jumlah nakes yang terdaftar sebagai penerima vaksin covid-19 di Kabupaten Bogor berjumlah 16.940. Dari jumlah tersebut hanya 12.800 nakes yang menerima vaksin covid-19 di tahap pertama ini.
Dengan demikian, 12.800 vaksin covid-19 tersebut, bakal tetap didistribusikan dan diperuntukkan untuk nakes Kabupaten Bogor. “Jadi kalau ada nakes yang tidak bisa terima vaksin, kan ada yang masih waiting list. Jadi tetap sesuai ketentuan, untuk tahap pertama ini vaksin covid-19 untuk nakes dulu,” tegasnya. (Faisal)
Berikan Komentar