Perumda PPJ Kota Bogor Kaji DP Kios Blok F

Perumda PPJ Kota Bogor Kaji DP Kios Blok F

Mediabogor.id, BOGOR- Sebanyak 750 kios yang di sediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ), “Rupanya masih belum beres semua dan itu masih diangka 97 persen tahap pengerjaan.

Pemkot Bogor pun menawarkan harga khusus, demi menampung para Pedagang Kaki Lima (PKL) disekitaran blok F, Nyi Raja Permas dan termasuk Dewi Sartika, yaitu harga yang diterapkan plus PPN 10 persen yaitu diangka Rp 57.750.000. Dengan Dp 25 persen.

Direktur Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Muzakir mengatakan, dari sisi total pembangunam sudah 97 persen masih ada 3 persen lagi yang harus perapihan di bagian dalam.

“Yang masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) nya, harus diselesaikan di luar blok F yang harus dulu ditempatin Tempat Penampungan Sementara (TPS) karena di situ juga akan dibangun pedestrian dan taman,” kata Muzakir, saat ditemui dalam gelaran operasi pasar, Jln, Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (22/01/21).

Total kios yang disiapkan ada 750, lanjut Muzakir, 205 kios pedagang existing (pedagang lama) dan 155 kios untuk PKL seputaran blok F baik yang di Nyi Raja Permas maupun di Dewi Sartika kita khususkan dengan harga subsidi.

“Harganya plus PPN 10 persen yaitu Rp 57.750.000. Dari DP 25 persen jadi DP yang harus PKL siapkan sekitar Rp 14.437.500 bukan Rp 20 juta, seperti yang diberitakan. Mengenai Dp ini, juga bisa dicicil,” papar dia.

“Program kami ini kan dari Januari 2020 dan sudah kami sosialisasikan ke para PKL dengan memiliki target di akhir tahun kemarin. Bahkan bangunan ini jadi dan akan ada kredit dengan bank karenanya kita minta PKL cicil sampai akhir tahun dari Januari sampai Desember, bisa 12 kali.

Lebih lanjut Muzakir menegaskan, Kalau Rp 14 juta sekian tadi dicicil 12 kali kan sebulan bisa sejutaan jadi asumsi kita tidak memberatkan. Agar dapat bunga yang murah kita pakai bunga subsidi pemerintah. Kerjasama dengan BJB dan BNI bunganya hanya 6,5 persen per tahun.

“Kita juga lagi negosiasi lagi dengan Mulyagiri biar DP nya bisa dicicil lagi 3-6 kali agar tidak memberatkan,” ujar dia.

“Ini kita prioritaskan untuk semua PKL yang ada di kawasan blok F termasuk di Nyi Raja Permas dan Dewi Sartika yang sudah terverifikasi dan terdata di kawasan itu,” jelasnya.

Point lainnya masih kata Muzakir, mengenai parkir di blok F itu tersedia lahan parkir untuk motor kurang lebih 800 dan mobil bisa sekitar 100.

Untuk di blok A dan B bisa 3000 lalu di blok C dan D yang dikelola oleh swasta bisa sekitar 350. Jadi, kurang lebih satu kawasan itu kita punya lahan parkir sekitar 4000 motor dan memungkinkan sekitar 150 mobil dan itu tidak menggunakan bahu jalan.

“Ke depan kawasan itu tidak boleh lagi ada parkir. Yang mau belanja ke pasar parkirnya di tempat yang sudah disiapkan di dalam. Kalau ada yang parkir di luar pasti akan ada PKL,” imbuhnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar