Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL di Pasar Kebon Kembang

Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL di Pasar Kebon Kembang

Mediabogor.id, BOGOR- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di area pinggiran Pasar Kebon Kembang, Jalan Dewi Sartika. Penertiban tersebut, untuk memindahkan para PKL ke dalam pasar yang sudah disediakan Pemkot Bogor.

Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir mengatakan, bahwa tidak ada lokasi relokasi. Karena pedagang itu merupakan PKL dadakan yang juga sudah menempati kios di dalam Pasar Kebon Kembang.

“Iya PKL yang kita bongkar kali ini enggak dikemana-kemananain karena mereka sebagian sudah ditempatkan di Raja Permas dan sebagaian mereka juga sebenarnyaa pedagang yang sudah ada di dalam pasar,” ucapnya.

Lanjut Muzakkir, dirinya memastikan bahwa para PKL yang ditertibkan bukanlah PKL tahunan yang sudah lama berjualan diarea tersebut.

Namun para PKL ini merupakan PKL dadakan yang berjualan ketika Blok F di renovasi.

Tak hanya lapak PKL, tempat penampungan sementara yang diperuntukan untuk pedagang Blok F juga dibongkar.

Karena saat ini Blok F yang masih dalam proses revitalisasi sudah bisa digunakan.

“Hari ini mulai dibersihkan sekaligus pembongkaran tps, karena blok F kan kita sudah rapihakan jadi tidak boleh lagi ada yg jualan di tps, semalam sudah clear sekarang tinggal perapihan smua kita dorong ke dalam pasar,” jelasnya.

Muzakkir menejelaskan bahwa ada sekitar 700 kios yang disiapkan. Sementara itu untuk para PKL disediakan 155 kios dengan subsidi khusus.

“Yang kita siapkan dengan harga subsidi khusus untuk PKL tidak boleh selain PKL yanh beli dan kita khususkan untuk PKL yang ada di Kebon Kembang ini,” ujarnya.

Muzakkir menjelaskan, bahaa saat ini proses revitalisasi Blok F sudah sampai tahap 96 persen. Sudah ada sekitar 20 kios yang sudah terisi.

Sedangkan ratusan PKL lainnya maaih mempersiapkan.

“Tinggal empat persen lagi yang kita kejar untuk pengerjaan perapihan saluran air, kabel-kabel, kemarin yang masuk sudah ada 20, yang lainnya masih memindahkan barang satu dua hari mungkin sudah ratusan yang mulai jualan,” imbuhnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar