Arif Satria Luncurkan Buku Politik Sumber Daya Alam
Arif Satria Luncurkan Buku Politik Sumber Daya Alam
Mediabogor.id, BOGOR- Sebuah buku berjudul Politik Sumber Daya Alam ini berhasil diluncurkan oleh Rektor IPB University yaitu karya Prof. Dr. Arif Satria di IICC Botani Square, Kota Bogor, Sabtu (7/3/20).
Arif Satria mengatakan, bahwa di dalam buku tersebut pentingnya demokrasi yang harus diisi dengan kemampuan membangun sinergi para aktor, pelaku dan para pihak. Karena menurutnya selama ini para pihak tersebut belum bisa menyatu sehingga rasional ekologi , ekonomi dan rasional politik itu belum bisa menyatu.
“Saat ini para ahli lingkungan menekankan pentingnya rasional ekologi, tapi tanpa menggunakan rasional ekonomi ini bisa menggangu aspek peningkatan kesejahteraan tapi kalau ekonomi yang dominan yang terjadi adalah ekologi bisa rusak,” ucapnya kepada wartawan.
Oleh karena itu, lanjut Arif, keseimbangan ekonomi, ekologi dan politik ini menjadi penting, karena politik yang berusaha menjadikan cita cita bangsa Indonesia menjadi dasar agar bisa terus di inplementasikan undang undang.
“Kita punya UUD 1945 untuk mengatur bagaimana pengelolaan sumber daya, sumber daya alam seperti bumi, air dan tanah ini di peruntukan untuk kemakmuran rakyat, jadi kemakmuran rakyat butuh keputusan politik, dengan politik itulah kebijakan muncul dan kebijakan itu tergantung kekuatan politik, oleh karena itu ekonomi, ekologi dan politik menurut saya harus menyatu,” jelasnya.
Ia menjelaskan, dalam transisi demokrasi itu butuh aktor-aktor lain yang bisa menjembatani masyarakat, swasta dan pemerintah. Untuk menjembatani itu ada peran perguruan tinggi, sehingga perguruan tinggi kedepan harus mampu berada di tengah untuk bisa menemukan titik temu antara berbagai kepentingan masyarakat, swasta dan pemerintah agar pembanguman yang di cita citakan bangsa Indonesia sampai tahun 2045 itu benar benar bisa tercapai.
“Belum ketemunya antara masyarakat, swasta dan pemerintah karena mereka masih berjalan sendiri sendiri. Di antara ke tiga ini masyarakat paling lemah dan selalu menjadi korban, oleh karena itu untuk mendampingi masyarakat pentingnya LSM, kampus dan ormas untuk mendapingi masyarakat sehingga masyarakat bisa mengartikulasikan kepentingannya,” jelasnya.
Disisi lain, tambah Arif, kedepan dirinya punya target khusus untuk membuat text book yang sedikit panjang dan memiliki dampak terhadap masyarakat.
“Saya punya obsesi ingin menjadi seorang penulis pemikir yang bukunya itu bisa menginspirasi banyak orang,” pungkasnya.
Dalam launching dan bedah buku Politik Sumber Daya Alam tersebut dihadiri oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) Suharso Monoarfa, Fahri Hamzah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, Danrem 061/Sk Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto dan Desi Ratnasari. (Nick)
Berikan Komentar