Kejar Target Pajak 2020 Bappeda Akan Genjot Sektor Pariwisata

Kejar Target Pajak 2020 Bappeda Akan Genjot Sektor Pariwisata

 

 

Mediabogor.id BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto perintahkan Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kota Bogor harus kejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2020 mencapai Rp. 1 triliun 83 milyar.

 

“Alhamdulilah tahun 2019 berjalan baik karena (Pajak Daerah) mencapai target, menjadi 107 persen, makanya PAD tahun 2020 kita targetkan untuk pertama kalinya diatas Rp1 triliun 83 milyar,” ungkapnya kepada wartawan usai melakukan Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah dengan jajaran Bapenda Kota Bogor di Kantor Bapenda Kota Bogor, Kamis (9/1/20).

 

Ia mengatakan, pada tahun 2020 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan lebih fokus pada sektor Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) dan jasa pariwisata. Sehingga Bapenda mampu menangkap potensi pajak yang hadir dari hotel dan restoran melalui berbagai kegiatan yang ada di Kota Bogor.

 

“Tapi penekanannya saya tugaskan Bapenda untuk melakukan analisis-analisis serta penguatan dari sektor mana,” katanya.

 

Sementara itu masih dilokasi yang sama, Kepala Bapenda Kota Bogor Deni Hendana menambahkan, PAD Kota Bogor di tahun 2019 masih belum mendapatkan angka pasti. Namun dirinya memastikan Pajak Daerah yang berhasil dicapai Bapenda pada tahun 2019 sebesar Rp688,7 milyar dari target seharusnya Rp644,5 milyar. Secara presentase, Pajak Daerah mengalami peningkatan sebesar tujuu persen. “Secara total presentase Pajak Daerah mencapai 107 persen yang terdiri dari sembilan jenis pajak yakni pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, PPJ, parkir, air tanah, PBB-P2 dan BPHTB,” beber Deni.

 

Masih kata Deni, Bapenda siap menangkap potensi pajak dari sektor hotel dan restoran. Sebab diakuinya hotel dan restoran di Kota Bogor saat ini tengah menjadi primadona.

 

Namun tentu laporan omzet yang diberikan pengelola kepada pihaknya harus benar dan sesuai. “Target pajak hotel di tahun 2020 Rp161 milyar dari sebelumnya Rp136 milyar, ada kenaikan sekitar Rp35 milyar,” tutupnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar