Pasutri Saling Tikam, Istri Kritis Suami Tewas
Mediabogor.com, Karo – Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kali ini terjadi pada minggu (30/7/17) dini hari di Perumahan Eloin Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara. Sepasang suami istri (pasutri) terlibat aksi saling tikam, istri ditemukan kritis, sedangkan suaminya tewas.
Terungkapnya kejadian ini bermula adanya teriakan minta tolong dari dalam rumah. Warga sekitar yang mendengar seketika berkerumun. Namun saat hendak masuk, ternyata pintu terkunci dari dalam. Berikutnya, warga mengintip dari celah jendela. Terlihat, Henny Br Sitepu (40) sudah tergeletak bersimbah darah. Tak lama, pintu dibuka putri korban bernama Karin Br Ginting (6).
”Begitu pintu terbuka, warga merangsek masuk. Henny didapati tergeletak di lantai dengan penuh luka. Sedangkan suaminya, Darman Ginting (45) sudah tidak bernyawa dengan luka tusuk di bagian ulu hatinya,” ujar Sembiring, salah satu warga komplek.
Nita Br Ginting menambahkan, ia sama sekali tidak menyangka akan ada perkelahian maut antara pasangan yang telah dikaruniai 6 orang anak tersebut. Pasalnya, keduanya masih terlihat sedang asik memanggang ikan di teras rumah pada pukul 23.00 Wib, Sabtu (29/7/17). Selama memanggang itu, sama sekali tidak terdengar adanya pertengkaran di antara mereka.
“Selama ini keluarganya terlihat sangat harmonis. Keenam anak mereka terbilang masih kecil-kecil. Suami kerja sebagai sopir truk. Kami sangat terkejut mendengar dan melihat kejadian semalam,” terang Nita.
Kejadian ini langsung dilaporkan kepada kepala desa, lalu diteruskan ke pihak kepolisian. Atas laporan warga, Kasat Reskrim Polres Karo, AKP Jonista Tarigan SH bersama anggotanya bergegas ke lokasi kejadian. Setiba disana, Henny dilarikan ke RS Efarina Etaham. Sedangkan jenajah Darman dibawa ke RSU Kabanjahe.
”Sampai saat ini kami belum dapat keterangan secara resmi awal kejadian, mengingat kondisi Henny belum memungkinkan untuk diminta keterangan,” ujar AKP Jonista Tarigan.
Karena luka Henny cukup serius, pihak rumah sakit merujuknya ke RSUP Adam Malik Medan guna dilakukan tindakan operasi.
(sumber:jpnn.com)
Berikan Komentar