Sebelum Bunuh Diri, Kakak Adik Ini Sempat Menuliskan Sebuah Pesan
mediabogor, Bandung – Senin (24/7/17) kemarin, netizen dihebohkan dengan beredarnya video sepasang wanita yang melompat dari lantai 5A Apartemen Gateway, Bandung.
“Keduanya memang merupakan adik kakak hasil dari keterangan kakaknya yang bernama Rionald Parubak,” kata Kapolsek Cibeunying Kidul Kompol Anton Purwantoro saat ditemui di lokasi, Senin (24/7).
Elviana terlebih dahulu melompat dari lantai 5A sekitar pukul 17.00 WIB. Selang beberapa detik sang adik menyusul melakukan hal serupa. Korban tewas lantaran luka serius di beberapa bagian tubuh usai terhempas dari ketinggian.
Elviana mengalami luka di bagian kepala dengan kondisi pecah. Sedangkan kaki dan lengan patah. Selanjutnya Eva Setiany yang juga mengalami luka di bagian yang sama. Jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Kota Bandung guna kepentingan penyelidikan.
Terpantau pukul 19.55 WIB, lokasi tempat tubuh korban ambruk masih dipasang garis polisi. Guna kepentingan penyelidikan, warga tidak bisa mendekat ke lokasi.
Diperoleh informasi Identitas Korban
- Elviana Parubak , perempuan, Kristen, 34 tahun, (mengalami luka dibagian kepala pecah, kaki dan lengan patah).
- Eva Septiany Parubak, perempuan, Kristen, 28 tahun, ( mengalami luka dibagian kepala pecah, kaki dan lengan patah ).
Motif dan Penyebab
Menurut keterangan dari kakak kandung korban, An. Rionald Parubak, 39 tahun, Kristen, Bahwa :
- Kedua korban, mengalami gangguan Psikis selama 8 tahun.
- Kedua korban pernah dirawat Di Yayasan Penuai Indonesia di Bogor, Panti rehab masalah kejiwaan.
- Mulai mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006 pada saat ibu kandungnya meninggal dunia.
Pelaku bunuh diri dengan melompat dari lantai 5A Apartemen Gateway, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (24/7/2017) sore, Elviana Parubak (34) dan adiknya Eva Septiani Parubak (28) adalah warga Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulsel. Beberapa hari sebelum memutuskan bunuh diri bersama adiknya, Elvi sapaan akrab Elviana Parubak, sempat memposting status di akun Facebook miliknya: Elvi Ana. Dalam status yang diposting pada Rabu (12/7/2017) pukul 22.32 Wib, Elvi meminta maaf kepada semua teman-temannya di Facebook.
Berikut status Elvi.
“Teman2 fb semuanya tanpa terkecuali saya mau minta maaf ya..klo ada kesalahan at kata-kata yg menyinggung semuanya at ada kata-kata yg sombong di profil saya.sekali lagi saya minta maaf yaa..gbu.
Postingannya tersebut dilike sejumlah temannya dengan tiga komentar.
Ditemui tribunluwu.com di Desa Lalong, Selasa (25/7/17), tante korban, Linda Parubak, mengatakan sebelum bunuh diri, Elvi sudah berniat untuk pulang kampung.
“Saya kan kerja salon, biasa saya update status bilang capek. Dia sempat komen katanya mau pulang bantu-bantu, tapi saya bilang tidak usah, nak,” ujar Linda.
Linda tak ingin keponakannya tersebut pulang kampung karena kasihan jika dia meninggalkan keponakannya itu sendirian di rumah.
(sumber:kabarin.co)
Berikan Komentar